Kasus Covid-19 Di Kabupaten Kediri Bersumber Dari Belasan Klaster

Tim Reaksi Cepat Dinkes Kabupaten Kediri tak kenal lelah hadapi Covid-19.

KBRN, Kediri: Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri mencatat, penyebaran kasus positif Virus Corona di wilayahnya bersumber dari belasan Klaster.

"Saat ini, sesuai update data perkembangan kasus positif Covid-19 per tanggal 2 Juni terdapat 115 kasus. Dari jumlah ini, sumber penularan berasal dari belasan Klaster, dengan dominasi Klaster Pabrik Rokok Mustika Tulungagung sehingga berdampak pada 40 orang warga Kabupaten Kediri," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri, dr. Ahmad Chotib, melalui siaran persnya, di Kabupaten Kediri, Selasa (2/6/2020).

Dari keseluruhan kasus ini, ungkapnya, mempunyai rincian 98 orang dirawat, 9 orang sembuh dan 8 orang meninggal. Kemudian, dari total 115 kasus positif Corona, terdapat 5 (lima) tambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Kediri.

Masing-masing, imbuhnya, sebanyak 2 kasus Klaster Pabrik Rokok Mustika Tulungagung yang dialami oleh 2 orang warga Desa Wonojoyo Kecamatan Gurah, isolasi mandiri. 

"Ada pula 1 (satu) kasus Klaster Surabaya, dan ini dialami 1 orang warga Desa Sebet Kecamatan Plemahan, dirawat di RSKK," katanya.

Kemudian, lanjutnya, ada 2 kasus Klaster Baruyang melibatkan 1 orang warga Desa Kencong Kecamatan Kepung, dan kini dirawat di RSKK. Lalu, ada pula klaster baru dan dialami 1 orang warga Desa Puhsarang Kecamatan Semen, yang sekarang tengah dirawat di RSUD GambiranKota Kediri.

Sebagai informasi, ada sejumlah Klaster lain yang menjadi sumber penyebaran Virus Corona dan berdampak kepada masyarakat Kabupaten Kediri. Misalnya, Klaster Araya Tulungagung ada 3 orang, Klaster Jakarta 2 orang, dan Klaster Kalimantan 1 orang.

Di sisi lain, juga ada Klaster Maspion Sidoarjo sebanyak 3 orang, Klaster Sampoerna  1 orang, Klaster Pelatihan Haji  5 orang, Klaster Pondok Pesantren Temboro ada 6 orang, Klaster Surabaya 7 orang, Klaster Desa Ngadiluwih ada 2 orang, Klaster Desa Kwadungan 4 orang, Klaster Desa Kambingan ada 5 orang. Berikutnya, Klaster Desa Toyoresmi 5 orang, Klaster Desa Bobang 3 orang, Klaster Desa Kedawung 2 orang, Klaster Desa Kedak 3 orang, sedangkan Klaster Baru ada 23 orang. (ac)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00