Waspadai Covid-19, BC Kediri Rilis Capaian Tahun 2020 Secara Daring

Waspadai Covid-19, BC Kediri Rilis Capaian Tahun 2020 Secara Daring. (Foto: istimewa)

KBRN, Kediri: Mewaspadai meluasnya Pandemi Covid-19, Kantor Bea Cukai (BC) Kediri melaksanakan rilis Capaian Kinerja Tahun 2020 melalui Aplikasi Zoom Meeting atau dalam jaringan (Daring), kepada kalangan media di Kota Kediri, Jumat (15/1/2021).

"Seiring masih adanya Wabah Virus Corona dan berlakunya PPKM di Kota Kediri, maka Capaian Kinerja Tahun 2020 kami sampaikan dengan Aplikasi Zoom Meeting. Ini sebagai upaya penerapan Protokol Kesehatan, yakni Physical Distancing," kata M. Syaiful Arifin, Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Kantor Bea Cukai Kediri, dalam siaran pers Capaian Kinerja Tahun 2020 melalui Zoom Meeting, di Kota Kediri, Jumat (15/1/2021).

Meskipun di tengah Pandemi Covid-19, BC Kediri yang merupakan kantor pengawasan dan pelayanan bea dan cukai yang mempunyai wilayah kerja terdiri dari Kota Kediri, Kabupaten Kediri, Kabupaten Jombang dan Kabupaten Nganjuk, tetap menunjukkan performanya  melayani publik. Bahkan, dalam pelayanannya kepada masyarakat, pihaknya juga turut mengedukasi penerapan Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19.

"Pada tahun 2020 di tengah Pandemi Covid-19, Kantor Bea Cukai Kediri berhasil mengumpulkan penerimaan negara sebanyak Rp 26,9 Triliun. Angka ini terealisasi 107,4 persen dibandingkan target awal Tahun 2020,sebesar Rp 25 Triliun," katanya.

Sementara itu, dari sisi community protector, upaya pengawasan dan penindakan terhadap barang illegal terus intens dilakukan. Selama tahun 2020, Kantor Bea Cukai Kediri telah berhasil melakukan penindakan sebanyak 136 (Seratus Tigah Puluh Enam) Surat Bukti Penindakan (SBP).

Lalu, untuk mempersempit gerak peredaran rokok ilegal Kantor Bea Cukai Kediri melakukan Operasi Gempur Rokok Ilegal dalam 2 (dua) periode, yaitu pada tanggal 6 Juli 2020 sampai 1 Agustus 2020 dan tanggal 16 November 2020 sampai 12 Desember 2020. Selain itu Kantor Bea Cukai Kediri juga melakukan tindakan preventif, di antaranya, sinergi dengan Dinas terkait Pemerintah Daerah dalam bentuk sosialisasi ketentuan di bidang cukai serta sosialilasi tentang pengoptimalan pelaksanaan Operasi Gempur Rokok Ilegal. Kemudian, sinergi dengan Perusahaan Jasa Kiriman  untuk meningkatkan efektifitas dan awareness pengawasan terhadap distribusi rokok illegal yang menggunakan jasa kiriman.

Selama tahun 2020, Kantor Bea Cukai Kediri juga turut berkomitmen dan mendukung penuh program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) ditengah situasi Pandemi Covid-19 yang dicanangkan oleh pemerintah. Kegiatan Pemulihan Ekonomi Nasional tersebut dalam wujud, di antaranya Pemberian Fasilitas Kawasan Berikat pada PT Xui Long Out Door yang berlokasi di Kabupaten Jombang, Pemberian Fasilitas KITE pada PT Eagle Sporting Goods yang berlokasi di Nganjuk, serta Kegiatan Asistensi Ekspor dan Fasilitas pada asosiasi IKM Kota Kediri, Kabupaten Kediri, Kabupaten Nganjuk dan Kabupaten Jombang.

Bahkan, Kantor Bea Cukai Kediri juga memberikan fasilitas pembebasan Cukai berupa 15.800 liter Etil Alkohol (EA) dengan nilai sebesar Rp 316.000.000 (tiga ratus enam belas juta rupiah). BKC tersebut akan digunakan sebagai bahan baku pembuatan hand sanitizer dan/atau disinfectant kemasan 100ml sebanyak 200.000 (dua ratus ribu) botol. dalam rangka percepatan penanganan pandemi Covid-19.

Sebagai informasi, untuk pengguna jasa yang berada di wilayah kerja Kantor Bea Cukai Kediri, terdiri dari 29 pabrik rokok, 1 pabrik ethil alkohol (EA) , 7 kawasan berikat , dan 1 gudang berikat.(ac)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00