Mengenal Excelsa, Primadona Desa Carangwulung

KBRN, Surabaya: Desa Carangwulung adalah salah satu desa yang menghasilkan kopi terbaik di Kabupaten Jombang. Terutamanya adalah kopi jenis Ekcelsa yang bahkan beberapa waktu lalu menjadi kopi terbaik nomor 2 di Jawa Timur. Oleh karenanya, kini petani kopi di Desa Carangwulung semakin maju dengan mengolah sendiri menjadi produk yang siap bersaing di kancah nasional.

Terbukti, ada banyak UMKM yang mulai membuat brand kopi khas Wonosalam, Jombang yang berawal dari desa Carangwulung.

Yayak, Ketua Kelompok Petani Kopi Wojo, UPH Kopi Desa Carangwulung Kecamatan Wonosalam Jombang mengungkapkan, Kopi exelsa dikenal sejak masa kolonial Belanda, tepatnya sekitar tahun 1800 telah membangun kebun – kebun kopi di dataran tinggi Wonosalam, Jombang, Jawa Timur. 

"Banyak varietas kopi yang dihasilkan petani diantaranya kopi robusta, arabika, dan exelsa. Konon kabarnya, kopi exelsa ini memiliki citarasa yang tinggi, bentuknya seksi dan unik."tuturnya, Sabtu, (28/11/2020).

Yayak, Ketua Kelompok Petani Kopi Wojo menjelaskan potensi kopi setempat

Rasa kopi ini selain memiliki rasa pahit yang dominan, juga ada rasa manis, masam, dan sepat. Namun rasa gurihnya tak ketinggalan dengan kopi yang lain, rasanya sulit didapatkan dari kopi jenis lain, apalagi kopi pabrikan.

Kopi Ekcelsa atau yang biasa disebut Asisa ini merupakan varietas kopi yang paling banyak tumbuh di kawasan sekitar lereng gunung Anjasmoro dengan ketinggian areal tanam rata-rata 600-1000 mdpl dan harga ditingkat petani berkisar Rp.60 ribu per kilogram.

Selanjutnya :

Halaman 1 dari 2

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00