KPPU Advokasi Industri Pos Nasional Hadapi Persaingan Global

KBRN, Surabaya : Dalam perspektif Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) terdapat setidaknya 3 hal  yang harus dipersiapkan para pemangku kepentingan di Industri Pos Nasional dalam menghadapi persaingan global.

Tiga hal itu adalah, potensi terjadinya praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat, regulasi yang menjamin kepastian berusaha yang sehat, dan pentingnya membangun kemitraan yang sehat.

Ketiga hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Wilayah IV KPPU (Kanwil IV KPPU) Dendy R. Sutrisno dalam FGD Penyusunan Strategic Development Plan Menuju Industri Pos 4.0 di Indonesia yang diselenggarakan Kemeterian Komunikasi dan Informatika di Hotel JW Marriot Surabaya.

"Daya saing industri pos harus segera ditingkatkan, salah satunya dengan menerapkan nilai-nilai persaingan usaha yang sehat dalam kultur bisnis industri pos, termasuk mendorong regulasi yang dapat memberikan kepastian berusaha yang fair," ujarnya, dalam siaran pers, Senin (2/12/2019).

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh para pemangku kepentingan industri pos di Surabaya dan dipandu oleh Heri Nugraha selaku Konsultan, Dendy menjelaskan pentingnya melakukan berbagai langkah antisipasi menghadapi persaingan global.

"Khusus untuk usaha mikro kecil, mekanisme kemitraan dapat menjadi alternatif membangun industri pos yang berkeadilan," jelas Dendy.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00