FOKUS: #PPKM

HDI 2022, Puluhan Penyandang Disabilitas Pamerkan Produk di Bazaar UMKM

HDI 2022, Puluhan Penyandang Disabilitas Pamerkan Produk di Bazaar UMKM. (Foto: Ayu Citra)

KBRN, Kediri: Di tengah peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) tahun 2021, puluhan Wirausaha yang notabene berasal dari penyandang difabel tampak mengikuti Bazaar UMKM di Balai Kota Kediri. Upaya ini menjadi bukti kebangkitan dan kemandirian kaum Disabilitas, tatkala Pandemi Covid-19 belum usai.

Meski agenda ini digelar saat Pandemi Covid-19, tampak semua peserta dan tamu undangan mematuhi Prokes Pencegahan Covid-19 sangat ketat, mulai dari pakai masker, penggunaan hand sanitizer, hingga duduk berjarak.

Sementara itu, tampak hadir di tempat ini, Ketua Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Kediri, Munawaroh.

Munawaroh menjelaskan, pada suasana HDI di tengah Pandemi Covid-19 kalangan Disabilitas bukan harus menyerah, tapi saatnya mereka bangkit dan mandiri

"Mari kita bisa punya karya yang dapat dibanggakan bagi diri sendiri, keluarga, maupun publik," kata Munawaroh, Ketua HWDI Kediri, dalam Peringatan HDI 2022 di Balai Kota Kediri, Jumat (3/12/2021).

Sementara itu, hadir di lokasi serupa, Brian, salah satu wirausaha disabilitas.

Ia mengajak, agar sesamanya jangan pernah menyerah dengan keterbatasan fisik. Sebab menurutnya, dengan bantuan pemerintah, termasuk dengan Program Jadi Pengusaha Mandiri (Japri) maka kalangan Disabilitas bisa bangkit dan sama seperti manusia normal.

"Sebagai pengusaha Disabilitas, kita punya banyak kemudahan," katanya.

Ia melanjutkan, misal saat diminta mengurus HKI (hak paten) pihaknya tidak perlu membayar seperti pelaku usaha normal, tapi cukup membayar Rp 500.000, sedangkan pelaku usaha normal idealnya membayar Rp 2,5 juta per merek.(ac)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar