FOKUS: #PPKM

Pandemi Covid-19, Petani Bonsai se-Karisidenan Kediri Dan Surabaya Gelar Kontes Bersama

Pandemi Covid-19, Petani Bonsai se-Karisidenan Kediri Dan Surabaya Gelar Kontes Bersama. (Foto: istimewa)

KBRN, Kediri: Wujud kebangkitan ekonomi di tengah Masa Pandemi Covid-19, sejumlah petani tanaman bonsai di Kediri menggelar kontes bersama di Halaman Terminal Dinas Perhubungan Dishub Kabupaten Kediri. Perhelatan ini diadakan antara tanggal 2-6 Desember mendatang.

Pada ajang bertema Gelaran Bonsai Kediri Bersatu, turut hadir Wakil Bupati Kediri, Dewi Mariya Ulfa.

Di tempat ini, Dewi mendorong, komunitas bonsai untuk bisa ekspor. Hal ini karena, potensi petani bonsai di Kediri cukup tinggi, di mana terlihat ada 215 tanaman bonsai milik penggemar bonsai se-Karisidenan Kediri dan Surabaya yang dipamerkan di ajang tersebut.

"Potensi tanaman bonsai di Kabupaten Kediri sangat bagus. Ini perlu dikembangkan lebih lagi dan idealnya bisa memperluas usahanya dengan ekspor," kata Wakil Bupati Kediri, Dewi Mariya Ulfa, saat menghadiri Kontes Bersama Petani Bonsai se-Karisidenan Kediri dan Surabaya, di Halaman Terminal Dishub Kabupaten Kediri, Jumat (3/12/2021).

Dewi menambahkan, selain dalam bentuk pendampingan dan bimbingan, salah satu dukungan pemerintah daerah dengan menggelar ajang kontes. Seperti saat ini dilakukan oleh 4 komunitas, antara lain Rumah Bonsai Indonesia Cabang Kediri, Dolor Bonsai Trubus, Bonsai Nekad, dan Komunitas Belajar Bonsai Ngadiluwih.

Sementara itu, di Kabupaten Kediri, terdapat lebih dari 500 pecinta bonsai. Bahkan saat ini, sebagian besar dari mereka mulai melakukan budidaya bonsai di lahan pribadi maupun lahan bersama dengan luas sekitar 7 hektare.

Di lokasi ini, Dewi tak hanya memberikan semangat bagi petani bonsai di Kediri agar bangkit dari Pandemi Covid-19, tapi sebagai perwakilan Pemkab Kediri, pihaknya juga mengedukasi masyarakat tentang penegakan Protokol Kesehatan demi mencegah perluasan Virus Corona.(ac)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar