Selama Ramadhan ASN Banyuwangi Kenakan Busana Muslim Penganti Pakaian Dinas

KBRN, Banyuwangi : Pagi ini saya mengunjungi kantor Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Ya, seperti biasanya sebelum jam 8 terlihat hilir mudik para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengantri untuk absen menggunakan deteksi wajah atau bahasa kerennya face detection.

Tepat pukul 8 terdengar suara musik religi dari pengeras suara yang menandakan para ANS tersebut untuk berkumpul di halaman depan, dan siap - siap untuk apel pagi, ada yang menarik dalam kegiatan tersebut karena ASN yang biasa menggunakan pakaian dinas terlihat berjajar rapi, dengan menerapkan sosial / physical distancing sebagai protokol pencegahan penyebaran virus crona (Covid-19), dan mereka kompak menggunakan busana muslim putih lengkap dengan kopiah bagi laki-laki dan hijab bagi yang perempuan dan ternyata selama bulan Ramadan mereka diwajibkan menggunakan busana muslim selama sebulan penuh.

Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Banyuwangi, Nafiul Huda  mengatakan, penggunaan pakaian muslim selama bulan Ramadhan ini merupakan tradisi yang sudah dilakukan sejak beberapa tahun terakhir, untuk menghormati bulan suci Ramadan sekaligus agar ASN beribadah lebih khusyuk.

"Pengunaan Busana Muslim ini sudah dilakukan sejak 8 tahun terakhir, tujuannya agar para ASN lebih khusyuk dalam menjalankan ibadah di Bulan Ramadhan, bahkan setelah sholat dhuhur sebagian juga melaksanakan tadarus Al-Qur'an, tapi dengan syarat tugasnya sudah selesai dilaksanakan," ungkap Nafiul Huda, Kamis (15/4/2021).  

Sementara itu Muhammad Fikri Mustaqim salah satu ANS di Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Banyuwangi, mengaku lebih nyaman menggunakan busana muslim, selain ibadahnya lebih khusyuk, setiap ANS juga diberi kebebasan untuk beribadah di masjid Pemkab Banyuwangi, mulai salat, membaca Al Qur'an maupun ibadah lainnya dengan catatan tugasnya sudah selesai dikerjakan.

"Selama Ramadhan kita diberi kebebasan untuk beribadah tapi masih disekitaran mushollah, sehingga Banyak teman - temannya melaksakan sholat berjamaah dan tadarus," jelas Fikri, Kamis (15/4/2021).

Kebijakan yang diambil Pemkab Banyuwangi diharapkan bisa menjadi motivasi tersendiri bagi ANS untuk mengambil berkah di bulan suci Ramadan, sehingga bisa mendatangkan kebaikan sekaligus mempererat Ukhuwah Islamiyah yang selama ini terjalin

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00