KPU Surabaya lakukan Coklit besok 15 juli 2020

KBRN ,Surabaya: KPU Kota Surabaya saat ini tengah menyiapkan pemutakhiran data pemilih untuk Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Surabaya 2020.Nantinya akan ada sekitar 5161 Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (PPDP) akan mendatangi rumah calon pemilih secara door to door untuk melakukan tahapan Coklit (Pencocokan dan penelitian) yang akan dilakukan serentak pada 15 Juli sampai 13 Agustus 2020.

Komisioner KPU Jatim Divisi Teknis Penyelenggaraan dan Data Nurul Amalia S.Si mengatakan Pilkada tahun ini terasa berbeda dibandingkan sebelumnya. Karena dilakukan ditengah pandemi Covid-19.

“PPDP nantinya tidak hanya bertugas melakukan coklit, melainkan juga menjadi agen sosilisasi pencegahan penularan Covid-19 ,PPDP yang bertugas harus menjalankan protokol kesehatan yang ketat,sebelum turun ke lapangan Mereka akan di rapid test terlebih dahulu selain itu petugas PPDP dilengkapi alat pelidung diri (APD). Antara lain masker, face shield, sarung tangan plastik sekali pakai dan hand sanitizer"ungkapnya

Nurul menghimbau agar Warga tidak menerima petugas di ruang tamu, melainkan di teras rumah.Untuk mempercepat coklit, diharapkan warga sudah menyiapkan dokumen yang dibutuhkan, yakni Kartu keluarga (KK) dan KTP. “Ini juga dengan tujuan agar petugas datang nanti tidak berlama-lama karena sekarang masih dalam pandemi covid-19,

Terkait adanya warga yang melakukan isolasi mandiri Coklit bisa dilakukan Mungkin via zoom atau daring.Intinya petugas kami wajib memastikan setiap nama sudah terkonfirmasi,” jelas Nurul

setelah coklit, di rumah yang sudah didatangi akan dipasangi stiker. Stiker yang dilengkapi dengan barcode itu sebagai tanda bahwa coklit sudah dilaksanakan.

Sementara itu, Komisi Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Surabaya Naafilah Astri, S.Sos., M.IP.menjelaskan dari hasil coklit itu nantinya akan diolah secara bertahap. "Tingkatan awal pengolahan data akan dilakukukan di kelurahan, lalu di bawa ke tingkat kecamatan hasilnya kemudian akan ditetapkan sebagai Daftar Pemilih Sementara (DPS),ujarnya

Nafilah menjelaskan Dalam proses DPS ini masih dimungkinkan dilakukan perbaikan. Melalui Mekanisme perbaikan yang telah dikoreksi atau disebut Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP).

setelah dinyatakan final, DPSHP itu akan ditetapkan sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan mereka yang tercantum di DPT dinyatakan berhak memiliki hak suara dalam Pilwali Kota Surabaya 9 Desember 2020 mendatang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00