Aksi Rampok Tas Kresek Warnai Peringatan Hari Tanpa Kantong Plastik Sedunia

Relawan

KBRN, Surabaya: Memperingati hari tanpa kantong plastik sedunia tanggal 3 Juli, Komunitas Nol Sampah melakukan aksi rampok kresek di pasar Gununganyar Surabaya, tanggal 4-5 Juli 2020. Selain aksi rampok kresek, bersamaan dengan kegiatan ini juga dilakukan sosialisasi agar tetap memakai masker yang bisa dipakai berulangkali. Juga disosialisasi bahwa masker kain dipakai jangan lebih dari 4 jam.

Ketua Komunitas Nol Sampah Surabaya Wawan Some menjelaskan, kegiatan rampok tas kresek ini merupakan salah satu cara edukasi kepada masyarakat akan pentingnya diet tas kresek. 

"Peran masyarakat sangat penting dalam upaya mengatasi masalah sampah plastic. Rampok Tas Kresek adalah kampanye mengajak warga Kota Surabaya untuk mengurangi pemakaian tas kresek."ujarnya, Sabtu, (4/7/2020).

Setiap pengunjung pasar Gununganyar Surabaya yang memakai tas kresek kata Wawan, akan didekati oleh relawan, kemudian tas kreseknya diganti dengan tas kain yang bisa dipakai berulangkali. 

Relawan akan menjelaskan “Dosa-Dosa” Tas Kresek yang berisi tentang dampak tas kresek terhadap lingkungan hidup

"Selama proses penukaran tas, relawan melakukan eduksi mengapa kita harus diet tas kresek. Relawan akan menjelaskan “Dosa-Dosa” Tas Kresek yang berisi tentang dampak tas kresek terhadap lingkungan hidup, seperti butuh ratusan tahun untuk bisa terurai di alam, dan jutaan biota mati karena terlilit atau menelan tas kresek."tegasnya. 

Selain itu juga dijelaskan tentang bahaya tas kresek bagi kesehatan manusia, karena jika dibakar akan menghasilkan gas dioksin yang dapat menyebabkan kanker, dan ada peringatan dari Badan POM tanggal 14 Juli 2009 agar hati-hati menggunakan tas kresek berwarna (hitam) sebagai kemasan makanan/ minuman langsung karena jenis plastik dan pewarna tekstil yang digunakan dapat menyebabkan kanker dan impotensi. 

tas kresek diganti dengan tas kain yang bisa dipakai berulangkali

Mendorong Walikota Surabaya Mengeluarkan Perwali Pembatasan Tas Kresek

3 Juli diperingati sebagai hari tanpa kantong plastik sedunia. Kantong plastik atau tas kresek merupakan salah satu jenis plastik sekali pakai. Tas kresek yang bisa dipakai ulang atau daur ulang relative kecil. 

"Sehingga seringkali kita lihat tas kresek menumpuk di TPA, atau lahan kosong, sungai dan masuk ke laut.  Tas kresek sebagaimana plastik lainnya  sering menimbulkan masalah lingkungan hidup. Jutaa biota mati karena terjerat atau menelan sampah plastic termasuk tas kresek."jelas Wawan Some. 

Selanjutnya :

Halaman 1 dari 2

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00