Polemik One Gate Sytem, Picu Warga Perum Mutiara Regency Protes Ke Pengembang

Salah satu Warga Perum Mutiara Regency saat dimintai keterangan dalam aksi pemasangan baliho penolakan

KBRN, Surabaya : lahan seluas 9,5 hektar di desa Banjarbendo Kecamatan Sidoarjo, tengah menuai pro dan kontra antar warga perumahan Mutiara Regency dan Mutiara Harum pada Pihak Pengembang Perumahan baru Mutiara City. Protes terhadap perencanaan pembangunan perumahaan baru ini dilakukan dengan pemasangan sejumlah baliho serta spanduk penolakan. Sejumlah baliho penolakan yang isinya “ Warga Pondok Mutiara harum dan Mutiara Ragency Menolak tegas dan melarang segala kegiatan pembangunan Mutiara City ”.

Sejumlah spanduk ini dipasang di sejumlah tempat, termasuk pada pintu masuk perumahan Mutiara Ragency. Rohmadi salah seorang warga Mutiara Regency mengatakan, bahwa pihak pengembang pembangunan Mutiara City yang nantinya mengunakan akses keluar masuk jalan one gate system perum Mutiara regency, hanya sepihak tanpa melibatkan keseluruhan warga Mutiara Regency ataupun Mutiara Harum.

“Kami tinggal disini untuk mencari kenyamanan dan keamanan, bagaimana bisa itu terjadi jika rumah kami di lewati jalan masuknya Mutiara City, 80% warga menolak akan pembangunan yang nantinya menggunakan jalan ini” ujar Rohmadi saat memasang baleho penolakan,Sabtu (27/6/20)

Pihak pengembang, Purnama Indo Investama Property, berencana mengembangkan perumahan Mutiara City dengan menggunakan fasilitas jalan perumahaan Mutiara Ragency, dengan dalih telah membeli lahan yang akan di bangun perumahan Mutiara City dengan menggunakan akses jalan Perumahan Mutiara Regency, kesepakatan itu di setujui oleh pemilik lahan sejak tahun 2004.

"Pihak pengembang sudah berusaha berkomunikasi dengan para warga beberapa permintaan warga sebagai toleransi, seperti saluran drainase memperbaiki taman dan prasarana perum mutiara regancy sudah di lakukan, namun petugas kami di suruh berhenti oleh warga" ujar Dhuhri Permata Perwakilan dari pengembang perumahan Mutiara city.

Hingga saat ini total pengurukan perumahan Mutiara City telah tergarap 50% yang rencananya akan di bangun 350 perumahan.

"Warga tidak melarang untuk pembangunan Perumahan Mutiara City asal tidak melewati jalan kami, toh juga banyak opsi lain," Cetus Winarko Marzuki, salah seorang warga Mutiara Harum.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00