Cegah Covid-19, Jatim akan Bentuk Pesantren Tangguh

Forkopimda Jatim Halal Bihalal Online (Foto: Istimewa)

KBRN, Surabaya : Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) akan menerapkan Pesantren Tangguh, dalam menghadapi Covid-19. Terlebih, sejumlah Pondok Pesantren akan segera memulai tahun ajaran baru pada Juni 2020 ini.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, ide untuk membuat Pesantren Tangguh tersebut, langsung mendapat respon oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Fadil Imran, disela Halal Bihalal Online, Minggu (31/5/2020).

"Nah kalau ada Pesantren Tangguh, berarti kekuatan internal Pesantren yang akan terus melapisi bagaimana seluruhnya hidup bersih, seluruhnya menggunakan masker kalau keluar kamar dan seterusnya," ujar Khofifah.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Jatim, Agmad Zayadi mengaku format pembentukan Pesantren Tangguh tersebut, sedang dirumuskan dengan pihak Polda Jatim.

"Ini kan kesempatan terbaik, bahwa pesantren ternyata memiliki adaptibilitas yang tinggi dalam situasi apapun, pesantren selalu responsif," ucapnya.

Berdasarkan data Kanwil Kemenag, di Jatim terdapat lebih dari 4.700 pesantren, dengan jumlah santri lebih dari 928.000 orang. Namun, jumlah itu ada yang bermukim (mondok) dan ada yang tidak bermukim.

"Yang bermukim itu sekitar 636 ribuanlah. Itu kira kira jumlah pesantren," tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00