Pemprov Jatim Serahkan Bansos kepada Ratusan Mahasiswa NTT

Khofifah Serahkan Bansos kepada Mahasiswa NTT (Foto: Istimewa)

KBRN, Malang : Wajah bahagia para penerima bantuan dari pemerintah provinsi Jawa Timur begitu tampak jelas. Veronika Kelen salah satu perwakilan mahasiswa NTT di Malang mengaku bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Jatim, yang telah memberi perhatian bagi mahasiswa perantau.

"Selama ini kiriman orang tua juga gak bisa, dan juga gak bisa pulang," ungkapnya.

Diakui Veronika, selama ini juga ada bantuan berupa sembako dari posko. Namun, bantuan dari Pemprov ini menurutnya sangat membantu, ditengah kesulitan akibat wabah Covid-19.

"Ya sangat sangat membantu sekali untuk kami, sebelumnya, tanpa Covid ini juga, karena kami ekonomi lemah," imbuhnya.

Mahasiswa asal Universitas Tribuana Tungga Dewi Malang ini menjelaskan, terdapat 24 Organisasi Daerah yang ada di 48 Perguruan Tinggi di Malang, dengan mahasiswa yang tercatat antara 17 ribu - 20 ribu orang.

"Tapi yang tercatat secara online sekitar 5 ribu lebih. Dan sejauh ini, hanya 1.500 yang mendapatkan bantuan berupa sembako tersebut," tandasnya.

Pemberian bantuan kepada ratusan mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang menimba Ilmu di wilayah Malang, oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) , secara simbolis diserahkan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada 8 orang mahasiswa, di Gedung Bakorwil Malang, Minggu (31/5/2020).

Kepada Khofifah, perwakilan mahasiswa ini menceritakan, jika mereka tidak bisa pulang atau kembali ke daerah asal, karena kebijakan dilarang mudik. Masih ada ribuan lagi mahasiswa asal NTT bernasib serupa di Malang.

"Kami akan memberikan tambahan 5.000 paket lagi," ujar Khofifah singkat.

Sebelumnya, Khofifah telah berjanji, jika bantuan sosial (bansos) dampak dari pandemi Covid-19 ini, tidak hanya diberikan kepada warga Jatim, tetapi warga luar Jatim yang merantau atau berada di Jatim.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00