GP Ansor Desak Pemkab Sidoarjo Lockdown Tempat Hiburan Malam

KBRN,Surabaya : Ditetapkannya Surabaya dan Malang raya sebagai zona merah penyebaran virus Corona menjadi bahan perhatian bagi Pemerintah Sidoarjo. Pasalnya Sidoarjo Sendiri terletak di antara dua kota besar tersebut, berbagai macam upaya antisipasi tengah di lakukan oleh Pemerintah Sidoarjo.

Tempat keramain seperti mall dan beberapa hiburan malam karaoke dinilai berpotensi menjadi ruang penyebaran virus Corona. Aktivitas pengunjung yang tidak diketahui rekam jejaknya (riwayatnya) dianggap rawan dalam penyebaran covid 19. Guna antisipasi hal tersebut, GP Ansor Sidoarjo meminta Pemkab Sidoarjo segera memberikan himbauan penutupan sementara bagi seluruh tempat karaoke di Kota Sidoarjo.

Ketua GP Ansor Reza Ali Faizin mengatakan, hal seperti ini di rasa sangat ironis disaat pemerintah pusat menghimbau penerapan social distancing sebagai antisipasi penyebaran Corona, yakni diantaranya menjauhi kerumunan, mengurangi bersentuhan dengan orang lain, menunda kegiatan massal, namun disisi lain hiburan karaoke tetap dibiarkan beroperasi.

" melihat sekolah sudah diliburkan, rumah sakit membatasi jumlah pembesuk, beberapa agenda pemerintahan maupun event swasta juga telah di undur, menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah kenapa tempat hiburan malam seperti karaoke masih tetap dibiarkan beroprasi " ujar Reza.

Pemerintah yang dalam hal ini Pemkab Sidoarjo masih belum memberikan himbauan secara tegas untuk melakukan sterilisasi terkait antisipasi peyebaran virus Corona di tempat hiburan karaoke. Seperti halnya di kota besar yang telah melakukan penutupan tempat hiburan (karaoke), Reza berharap Pemkab Sidoarjo juga mengambil langkah serupa. (*)

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00