Letkol Ronald Gandeng Musisi Lokal, Dedikasikan Lagu Untuk Pejuang Covid-19

KBRN, Kediri: Berbagai upaya terus dilakukan Yonarmed 12/Divif 2 Kostrad untuk turut memerangi virus Sars-Cov-2 (Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus) atau dikenal masyarakat sebagai Covid-19, dan sampai detik ini masih mewabah hampir di seluruh pelosok negeri.

Tidak hanya menggelar berbagai kegiatan tanggap dan cegah penyebaran Covid-19 semata, satuan di bawah kepemimpinan Letkol Arm Ronald F Siwabessy ini bahkan mengajak semua komponen masyarakat ikut berperang melawan virus corona.

"Kami juga menggandeng musisi lokal untuk mempersembahkan sebuah karya kecil dan sangat sederhana yang dinyanyikan sendiri dalam sebuah lagu berjudul 'Dongakno Aku Bali' (Doakan Aku Kembali)," kata Letkol Arm Ronald F Siwabessy, dalam siaran pers yang diterima RRI Kediri, Rabu malam (3/6/2020).

Letkol Ronald mengatakan, lagu ini didedikasikan kepada para pejuang Covid-19, baik para medis, TNI/Polri, relawan dan segenap masyarakat yang senantiasa berbakti, tanpa mengenal lelah dan tanpa pamrih bagi kemaslahatan semua orang di tengah Pandemi Covid-19. Lagu ini juga sekaligus sebagai sebuah karya tribute kepada Didi Kempot, yang sukses mengangkat budaya daerah menjadi budaya nasional yang asyik dinikmati semua kalangan.

"Jadi, kami membuat sebuah lagu, yang secara umum itu menyatukan seluruh lapisan masyarakat dalam penanganan Covid-19. Karena sejatinya seluruh lapisan dan berbagai elemen masyarakatlah yang merupakan garda terdepan untuk penanganan Covid-19 ini. Relawan, Swasta, Paramedis, TNI, Polri, ASN, bahkan setiap individu dengan cara, dan profesi masing-masing bertanggungjawab untuk mencegah penyebaran virus ini. Dengan segenap keterbatasannya, lagu ini berupaya menyatukan semuanya," katanya.

Ia menceritakan, lagu yang diciptakannya melalui kerja sama dengan Arif Kurniawan, salah satu musisi yang bernaung dibawah label Duta Gramedia ini, bergenre keroncong dangdut (Congdut). Pembuatan video klip lagu tersebut, menurutny mengambil lokasi di sekitar lokasi destinasi wisata sejarah, yaitu Benteng Van Den Bosch, Kabupaten Ngawi dan turut mengandeng musisi-musisi kenamaan di Kabupaten Ngawi, seperti Arif Kurniawan, Budi Prasetio, Styven Chu, dan Denny Caknan.

Ia berharap, lagu ini bisa menjadi penyemangat bagi orang-orang yang turut berperan dalam penanganan Covid-19, dari berbagai profesi, baik masyarakat, para medis, relawan, TNI, Polri, maupun ASN.

"Jangan salah lho, genre baru dari Ngawi ini banyak mendapat tempat di hati masyarakat. Beberapa penyanyi Ngawi yang sedang populer di level nasional, seperti Didi Kempot (Alm) dan Deni Caknan, saat ini viewer Youtube-nya mencapai ratusan juta," imbuhnya.

Lantas, ia mencontohkan, salah satu penyanyi lokal di Kabupaten Ngawi yang sukses diundang ke ajang bergengsi Indonesian Idol, Denny Caknan sukses mengangkat budaya keroncong lagu-lagu berbahasa Jawa, lewat lagu Kartonyono Medot Janji, saat ini memiliki viewer di YouTube sebanyak 141 juta.

"Sosok Didi Kempot sendiri sudah saya kenal sejak tahun 2005. Nah, setelah Didi Kempot reborn, banyak bermunculan penyanyi-penyanyi muda dengan bahasa Jawa, dan mereka diterima dengan sangat baik," ucapnya.

Ia meyakini, bekerja sama dengan musisi-musisi muda Ngawi memang mengasyikkan. Didi Kempot mengawalinya bertahun- tahun, sehingga saat ini bermunculan musisi-musisi Ngawi yang luar biasa, walau mengedepankan budaya daerah, namun mampu meraih viewer ratusan juta.

"Ini yang Top, melalui musik tapi turut mengangkat budaya nasional," katanya.

Lebih lanjut, Almamater akademi Militer tahun 2002 ini menambahkan, kehadiran diri dan satuannya untuk merangkul musisi-musisi muda juga bertujuan baik, karena selain aktif berkreasi mengangkat budaya, musisi muda juga harus disadarkan, bahwa secara tidak langsung mereka telah menjadi tokoh masyarakat.

"Apa yang diperbuat, tentulah akan dijadikan teladan bagi para generasi muda lainnya. Oleh karena itu, musisi-musisi muda harus mampu memberikan kontribusi yang positif lewat karya, tutur kata, dan tindakan yang positif, jauh dari Narkoba, demi Indonesia yang lebih baik," katanya.

Kehadiran lagu "Dongakno Aku Bali" (Doakan Aku Kembali) inipun, juga sejalan dengan komitmen serta penekanan Panglima Divisi Infenteri 2 Kostrad, Mayjen TNI Tri Yuniarto, S.A.P., M.Si., M.Tr (Han) kepada seluruh satuan jajarannya untuk aktif berkreasi menyumbangkan tidak hanya materiil namun juga non materiil berupa moril dan semangat mengabdi menuntaskan Pandemi Covid-19. (ac)

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00