Hadiri Rapat Paripurna, Walikota Kediri Doakan 'Ning Lik'

Rapat Paripurna Pengumuman Pemberhentian Wakil Walikota Kediri masa jabatan tahun 2019-2024, di ruang sidang DPRD Kota Kediri, Jumat (10/7/2020).

KBRN, Kediri: Hadiri Rapat Paripurna Pengumuman Pemberhentian Wakil Walikota Kediri masa jabatan tahun 2019-2024, di ruang sidang DPRD Kota Kediri, Jumat (10/7/2020), Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar mengucapkan terima kasih dan mendoakan Wakil Walikota Kediri, Lilik Muhibbah (alm). Sementara itu, pemberhentian ini dilakukan setelah berpulangnya Lilik Muhibbah yang menjabat sebagai Wakil Walikota Kediri.

Pada Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kota Kediri, Gus Sunoto ini dihadiri Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar, Sekretaris Daerah Kota, Kediri Budwi Sunu, semua pimpinan dan anggota DPRD Kota Kediri, dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Kediri.

Dalam acara ini, Sekretaris DPRD Kota Kediri, Rahmad Hari Basuki membacakan, Surat dari Gubernur Jawa Timur perihal usulan pemberhentian Wakil Walikota Kediri. Surat tersebut menindaklanjuti surat kawat dari Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia yang pada intinya menyampaikan bahwa dengan wafatnya Wakil Walikota Kediri masa jabatan 2019-2024, maka diminta untuk segera mengumumkannya dalam rapat paripurna dan menggusulkan kepada Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia melalui Gubernur sebagai wakil pemerintah pusat untuk mendapatkan penetapan pemberhentian.

Ketua DPRD Kota Kediri Gus Sunoto, mengatakan, agenda ke depan DPRD Kota Kediri akan membuat tata tertib untuk menuju pencalonan.

"Kita siapkan semua supaya dengan pemilihan itu betul-betul bisa bermanfaat. Partai pengusung nanti yang akan mengusulkan tapi itu semua tidak lepas dari aturan. Kita sedang siapkan aturannya. Bulan ini kita sudah mulai. Kita akan bikin sedetail-detailnya," ujar Gus Sunoto.

Pada kesempatan yang sama, Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar mengemukakan, pemberhentian ini sebenarnya sudah lama namun karena masih dalam masa pandemi mengharuskan pengumuman pemberhentian baru dilakukan. Setelah pemberhentian ini untuk selanjutnya mekanisme dikembalikan ke partai pengusung. 

"Sejak 2014 saya menjalankan amanah memimpin Kota Kediri bersama Ning Lik. Beliau partner kerja yang luar biasa," kenang Walikota Kediri, yang akrab disapa Mas Abu.

Pihaknya juga menceritakan, bahwa selama bekerja sama dengan Ning Lik, telah saling mengisi dan mendukung satu sama lain. Apalagi, ada banyak ide dan gagasan telah dirumuskan untuk kemajuan Kota Kediri.

"Namun, takdir berkehendak lain. Ning Lik dipanggil Sang Pencipta bulan Februari lalu. Meski ikhlas saya menyayangkan tidak bisa berkolaborasi hingga akhir jabatan kami di periode kedua," tambahnya. Ia mengemukakan, sumbangsih Ning Lik untuk Kota Kediri menjadi catatan amal baik. Pihaknya berharap sekaligus berdoa semoga jasa-jasa Wakil Walikota Kediri tersebut dilipatgandakan.

"Alhamdulillah sepeninggal Ning Lik, sampai dengan saat ini pemerintahan tetap berjalan dengan baik. So far so good tidak ada kendala dan kita bekerja dengan baik," katanya.

Namun demikian, ia optimis, roda pemerintahan harus tetap berjalan, dan berusaha memberikan yang terbaik meskipun sekarang tidak ada Ning Lik yang membantu saya.

"Kan kita nggak nyangka Bu Lilik 'kapundhut'. Tapi kita selalu berdoa untuk beliau," katanya. (ac)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00