Go To Campus Pro2 RRI Surabaya sedot Perhatian Mahasiswa UTM Bangkalan

KBRN, Surabaya : Ratusan Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) nampak antusias mendengarkan penjelasan Kepala Bidang Siaran RRI Surabaya Ernal Rosa terkait kemajuan RRI saat ini hingga dapat diakses dimana saja dan kapan saja diseluruh penjuru dunia lewat aplikasi RRI Play Go, siang tadi (25/2/2020) di aula Auditorium UTM.

Radio Republik Indonesia (RRI) Surabaya melalui Programa 2 bekerjasama dengan UTM, siang tadi menyiarkan secara langsung, Talk show dengan tema "Media Mainstream vs Media Sosial” yang mendapat perhatian peserta karena memang berkaitan erat dengan era milenial saat ini.

Acara yang berlangsung dari pukul 10.00 hingga 11.30 WIB itu , masih terkait momentum memperingati Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2020, yang jatuh tanggal 9 Februari lalu.

Sementara itu Dekan Fakultas ilmu Sosial dan ilmu Budaya (Fisib) Universitas Trunojoyo Madura, Surokim berharap agar kegiatan tersebut bermanfaat bagi para mahasiswa dan juga pembangunan di Madura.

“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak hanya sebagai kepentingan kompetensi mahasiswa saja namun juga untuk percepatan pembangunan di Madura yang menjadi tanggung jawab kita semua,” ujarnya.

Secara geopolitik menurut Surokim ,Jawa Timur sangat strategis dilihat dari perspektif laboratorium sosial paling lengkap dan paling unik. Namun, pembangunannya masih tertinggal dari daerah lain.

“Karena indeks-indeks itu masih banyak yang berwarna merah,” ujarnya.

Menurut Surokim, hal ini menjadi tantangan semua pihak termasuk kampus, mahasiswa dan juga media untuk bahu membahu, bekerjasama menjadikan Madura ini menjadi salah satu kawasan yang bisa maju. Seperti yang diharapan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Presiden Jokowi.

Pihaknya, termasuk yang paling peduli terhadap bagaimana peran media dalam pembangunan kawasan Madura ini sejak tahun 2008.

” Sejak saya di Komisi Penyiaran Indonesia sangat mendorong tumbuhnya partisipasi media untuk mempercepat akses warga terhadap informasi publik.” tambahnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00