PT KAI Daop 8 Surabaya Operasikan Kembali 12 Perjalanan KA Lokal

KBRN, Surabaya: Seiring dengan diberlakunya New Normal di transportasi kereta api, pihak PT KAI Daop 8 Surabaya terhitung pada hari ini, Selasa, 14 Juli 2020 menambah perjalanan KA lokal yang kembali beroperasi  dari 24 KA menjadi 36 KA. 

Dalam kondisi normal, di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya terdapat 46 KA per harinya yang beroperasi melayani menghubungkan kota-kota seperti Malang, Bangil, Sidoarjo, Surabaya, Mojokerto, Lamonggan hingga Bojonegoro. Hingga saat ini, masih terdapat 10 perjalanan KA Lokal yang belum beroperasi, yaitu 10 perjalanan KA Jenggala relasi Sidoarjo – Mojokerto/pp.

"Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan layanan KA Lokal, bisa memesan tiketnya melalui layanan aplikasi online KAI Access. Pemesanan tiket secara online dapat dilayani H-7 sebelum keberangkatan kereta api. Adapun loket stasiun hanya melayani penjualan Go Show atau penjualan langsung 3 jam sebelum KA berangkat." Jelas Suprapto,Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Selasa, (14/7/2020).

Total di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya pada Bulan Juli 2020 ini, terdapat 36 KA Lokal yang beroperasi diantaranya 2 KA Tumapel relasi Surabaya Kota - Malang /pp, 8 KA Penataran relasi Surabaya Kota – Malang - Blitar/pp, 8 KA Dhoho relasi Surabaya Kota – Kertosono -  Blitar/pp, 4 KA Ekonomi Lokal Bojonegoro relasi Sidoarjo – Surabaya Pasar Turi - Bojonegoro/pp, 4 KA Ekonomi Lokal Kertosono relasi Surabaya Kota - Kertosono/pp, 4 KA Komuter Sulam relasi Surabaya Pasar turi – Lamongan/pp dan 6 KA Komuter relasi Bangil – Surabaya Kota/pp.

Perjalanan KA jarak dekat atau KA Lokal  ini kata Suprapto, telah  menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, sesuai standar yang telah ditentukan oleh Kemenhub, sehingga bagi calon penumpang harus mematuhi dan melaksanakan SOP yang sudah ditentukan.

"Protokol Kesehatan bagi penumpang KA Lokal  diantaranya mengunakan Masker dan memakai jaket atau pakaian  lengan panjang, membawa hand sanitizer dan tidak boleh berbicara di dalam kereta." jelasnya.

Selain itu penumpang juga diwajibkan melakukan cuci tangan di tempat yang telah disediakan di stasiun, menjaga jarak (physical distancing), serta dalam kondisi sehat dan tidak terdapat gejala influenza, batuk, demam dan /atau sesak nafas.

"Untuk Proses boarding dilakukan secara mandiri disaksikan oleh petugas boarding dan menunjukkan tiket dan identitas yang sah,  kecuali tiket go show yang tidak tertera data penumpang. Penumpang wajib menempati tempat duduk yang tertera di dalam tiket atau tempat yang telah disediakan dan dilarang menempati tempat duduk yang telah diberi tanda khusus."tegasnya.

Selain itu, lanjutnya, penumpang bersedia sewaktu-waktu diperiksa suhu badannya oleh petugas KA.

"Jika dalam perjalanan terdapat penumpang dengan gejala covid, gejala influensa atau suhu badan > 37.3 derajat celcius maka diturunkan di stasiun terdekat untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan oleh dokter."pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00