Arumi Bachsin Dan Forikan Kota Kediri Kampanye 'Gemarikan'

Kampanye Gemarikan di Kota Kediri.

KBRN, Kediri: Untuk mencegah Stunting dan menjaga daya tahan tubuh di saat Pandemi Covid-19, Arumi Bachsin Emil Dardak, Ketua Forikan Jawa Timur bersama Ketua Forikan Kota Kediri Ferry Silviana Abu Bakar melakukan Kampanye Gemar Makan Ikan (Gemarikan), Rabu (1/7/2020).

Langkah ini diwujudkan, dengan memberikan bantuan paket Gemarikan, dan bertempat di Balai Penyuluh Pertanian Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Kediri. Walau demikian, acara ini dilaksanakan dengan memperhatikan Protokol Kesehatan yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

"Paket Gemarikan diberikan kepada 150 balita stunting dan warga kurang mampu yang ada di Kota Kediri dari Forikan serta Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur," kata Ketua Forikan Provinsi Jawa Timur Arumi Bachsin Emil Dardak, di Kota Kediri, Rabu (1/7/2020).

Mengenai isi dari bantuan paket tersebut, yaitu sarden 2 kaleng, tuna kaleng 2 buah, 1 tas berisi olahan ikan beku sebanyak 10 buah dengan total berat 5 kilogram, masker 3 buah, serta Ikan Nila 1 kilogram dan Ikan Gurami 1 kilogram, yang dibeli dari pembubidaya ikan Kota Kediri.

"Ikan Nila dan Gurami dipilih dengan maksud agar pembudidaya ikan Kota Kediri mendapatkan penghasilan di era pandemi Covid-19 ini. Benar sekali tahun 2012, angka konsumsi ikan sempat paling bawah dan itu memang tidak kaget, karena Kota Kediri ini adalah sebuah kota yang tidak ada lautnya," kata Arumi.

Sementara, pihaknya menilai, semakin tahun Kota Kediri ada peningkatan ini yang menjadi luar biasa. Di sebuah kota yang tidak ada lautnya, tapi konsumsi ikannya bisa bagus.

"Sekali lagi, ikan biasanya banyak di laut, tetapi tidak boleh lupa dengan ikan air tawar yang tidak kalah kandungan gizinya. Dan peningkatan konsumsi ikan ini sangatlah baik," kata Arumi. 

Terkait angka Stunting di Jawa timur, Arumi juga menyampaikan arahannya. Misalnya, anak-anak harus diberi makanan bergizi dan salah satunya yang mengandung protein. Kandungan protein, salah satunya dapat diperoleh dari ikan. Ikan juga mudah didapatkan dan harganya pun bervariasi.

"Sampai hari ini, yang saya tahu vaksin Covid-19 nya juga belum jadi atau mungkin belum ketemu sehingga, kalau kita menunggu sampai ketemu dulu kelamaan. Jadi satu-satunya perjuangan tenaga medis kita di RS yang berusaha menyembuhkan pasien yang sudah terpapar Covid 19 adalah dengan meningkatkan daya tahan tubuh pasien tersebut, bukan dengan cara mengobatinya karena obatnya belum ada," katanya.

Hal paling utama, saran Arumi, bagi masyarakat yang lansia atau berumur 50 tahun ke atas, ikan merupakan salah satu sumber protein yang bermanfaat dan ada kandungan Omega 3, serta kalsium yang sangat bagus untuk lansia.

"Sekali lagi kebaikan dari protein pada ikan ini, sangat mudah diserap oleh tubuh, ketika sudah masuk ke seluruh organ tubuh. Kalau lansia kita kasih sumber protein yang sulit untuk diurai, daging dan sebagainya justru akan kasihan. Jadi lebih enak mencari salah satu sumber protein yang sangat mudah untuk diserap," katanya.

Di tempat sama, Ketua Forikan Kota Kediri Ferry Silviana berharap, adanya program Gemarikan ini dapat memberikan dampak yang positif terhadap masyarakat Kota Kediri. Tujuannya, agar tetap menjaga gizi keluarga untuk anak-anak dalam masa pandemi seperti ini.

"Masih lekat dalam ingatan saya tahun 2012, Kota Kediri ini ranking satu tingkat konsumsi ikannya dari bawah se-Provinsi Jawa Timur.  Alhamdulillah tahun 2015 kesini, kami sudah tidak jadi ranking paling bawah, karena angkanya sudah melesat ke atas," katanya.

Lebih lanjut, Ferry Silviana yang juga Ketua TP PKK Kota Kediri menuturkan, Pemerintah Kota Kediri akan terus berupaya agar dapat meningkatkan angka konsumsi ikan, walaupun kondisi masih dalam masa pandemi Covid-19. Sebab, masih banyak balita di Kota Kediri yang butuh konsumsi ikan.

"Selain itu, kampanye konsumsi dan asupan ikan juga harus terus digaungkan kepada masyarakat, karena kalau tidak, nanti pamornya akan kalah dengan konsumsi tahu," katanya.

Turut hadir dalam kampanye Gemarikan ini, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur yang diwakili Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Produk Kelautan dan Perikanan Nurwahidah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Kediri Enny Endarjati, Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Kediri Asri Andaryati, Sekretaris Dinas Sosial Kota Kediri Sugiarti, pengurus Forikan Kota Kediri, dan PKK Kota Kediri. (ac)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00