BPS: Daging Ayam Dan Bawang Merah Penyumbang Utama Inflasi Kota Kediri

Capaian inflasi Kota Kediri pada bulan Mei 2020, terendah se-Jatim.

KBRN, Kediri: Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kediri merilis bahwa kenaikan harga daging ayam ras dan harga bawang merah telah memberikan sumbangan terbesar terhadap inflasi di Kota Kediri pada bulan Mei 2020.

"Selama bulan Mei 2020, Kota Kediri mengalami inflasi negatif 0,19 persen. Dari capaian ini, ada 10 komoditas utama penyumbang terhadap inflasi, diantaranya naiknya harga daging ayam dan harga bawang merah," kata Kasie Statistik dan Distribusi BPS Kota Kediri, Adi Wijaya, dalam keterangan persnya, di Kediri, Rabu (3/6/2020).

Selain itu, ungkapnya, juga ada komoditas lain yang memicu inflasi di Kota Kediri, seperti sawi hijau, buah apel, pasta gigi, dan wortel. Di sisi lain, pada momentum yang sama, ada pula 10 komoditas utama penghambat inflasi di Kota Kediri.

"Komoditas penghambat inflasi ini, di antaranya telur ayam ras, emas perhiasan, cabai rawit, sabun mandi cair, dan bawang putih," katanya.

Sementara itu, tambah Adi, terkait pencapaian inflasi kalender di Kota Kediri berada di posisi 0,89 persen. Kemudian, inflasi YOY antara Mei 2019 terhadap Mei 2020 mencapai sebesar 2,10 persen.

Secara umum, lanjut Adi, jikalau dilihat dari seluruh daerah indeks harga konsumen (IHK) atau inflasi di Jawa Timur, kinerja inflasi paling tinggi ada di Malang dengan 0,27 persen. Lalu, performa Kota Kediri mencapai inflasi terendah di Jatim dengan nilai inflasi negatif 0,19 persen.

"Dari semua wilayah IHK di Jatim, selama bulan Mei 2020, inflasi Kota Kediri paling rendah atau mencapai inflasi negatif 0,19 persen," katanya. (ac) 

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00