Marak Calo SIM Online, Kasatlantas Sidoarjo beri Hadiah bagi yang bisa menangkap

Kompol Eko Iskandar, Kasat Lantas Polresta Sidoarjo

KBRN, Sidoarjo : Satuan Lalul Lntas Polresta Sidoarjo akhir ini tengah menjadi sorotan publik. Pasalnya, beberapa hari terakhir ini beredar di media sosial (medsos) facebook tengah viral jasa pembuatan Surat Ijin Mengemudi (SIM) melalui calo online. Bahkan calo tersebut menjanjikan akan memberikan kemudahan dalam proses pengurusan hingga pembuatannya. Tak tanggung-tanggung, untuk pembuatan SIM C baru dipatok seharga Rp 800 hingga Rp 900 ribu.

Menanggapi hal tersebut Kasat Lantas Polresta Sidoarjo Kompol Eko Iskandar, berpesan kepada masyarakat jangan mudah terpancing iming - iming dari orang tidak bertanggung jawab, dirinya memastikan satpas di Sidoarjo harus betul - betul clear n clean karena predikat Polresta Sidoarjo sebagai WBK WBBM.

"Saya tantang yang bisa menangkap calo SIM di satpas Sidoarjo saya kasih hadiah. Kalau ada temuan dilaporkan ke kita, akan kita kasih hadiah yang lapor dan oknum tersebut kita tangkap sesuai undang - undang yang berlaku " ujar Kompol Eko Iskandar saat di hubungi via telepon, Minggu, (20/9/20).

Di dalam postingan tersebut, si calo sempat menulis ‘Moggo mgkin ad yang btuh guys, menerima pembuatan sim baru, A, C, B1, B2 umum, DLL dijamin amanah dan syarat tanpa ribet, stay at home, data cukup dikirim Iewat WA saja, alias gk usah ikut ke satpas. Bahkan, sebelum mengerjakan pesanan, akun S ini lebih dulu memberikan nomor telephone untuk info lebih lanjut atau sekedar berbagai informasi melalui nomer 089533****. Si calo juga mengungkapkan hanya menerima pembuatan baru saja se Indonesia.

Kompol Eko Iskandar juga menambahkan, dalam pembuatan maupun perpanjangan setiap pemohon SIM harus hadir guna mengikuti ujian teori dan juga mengisi data.

“Pemohon harus datang sendiri dan tidak ada sistim seperti itu (pesan melalui calo-red) saat ini sistem pembuatan SIM juga sudah berbeda dengan jaman dulu " jelas Kompol Eko.

Bahkan pihaknya menduga SIM yang dijanjikan calo online tersebut adalah SIM palsu.

"Diduga SIM nya itu palsu, apalagi dia hanya melayani pembuatan baru, jika terbukti, itu adalah perbuatan kriminal dan akan kita tindak lanjuti,” pungkas nya (*)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00