Koleksi Jadul di RRI Surabaya Kini Dipamerkan

KBRN, Surabaya: Meski perkembangan teknologi semakin pesat, namun keberadaan sebuah galeri dinilai amat penting.

Direktur Utama RRI M. Rohanudin dalam Soft Launching Gallery Tri Prasetya RRI Surabaya, Sabtu, (19/9/2020), mengatakan, meski sederhana, keberadaan Galeri Tri Prasetya RRI Surabaya sangat menarik dan akan memperkuat citra RRI di mata publik.

Dirut RRI M. Rohanudin didampingi Kepsta RRI Surabaya Sumarlina meninjau Galeri Tri Prasetya

"Ini spirit yang bagus. Galeri ini akan bicara sebagai sebuah sejarah radio. Galeri Piringan Hitam misalnya, ini juga penting, apalagi saat ini yang musik-musiknya berkelas itu sekarang banyak dicari oleh anak-anak muda. Ini menunjukkan bahwa meski teknologi sudah canggih, Analogi vision tetap dicintai."ujarnya.

Dirut RRI M. Rohanudin menyaksikan pemutaran Tape Rail.

Galeri Tri Prasetya RRI Surabaya merupakan yang kedua setelah Galeri serupa di Jakarta diresmikan tiga tahun lalu Ia mengapresiasi terwujudnya Galeri Tri Prasetya RRI di Surabaya.

"Saya bangga dengan Kepala Stasiun RRI Surabaya, Ibu Sumarlina karena kreatif. Saya ingin RRI ini maju." ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Stasiun RRI Surabaya Sumarlina menyampaikan Galeri ini merupakan yang kedua setelah tiga tahun lalu RRI meresmikan Galeri Tri Prasetya di Jakarta.

Galeri Foto Kepala Stasiun RRI Surabaya

"Dengan semangat teman-teman di Surabaya, benda-benda yang ada dan masih tersimpan ini, kami kumpulkan dan ditata di Galeri Tri Prasetya ini." jelas Sumarlina.

Soft Launching Gallery Tri Prasetya RRI Surabaya juga dihadiri perwakilan RRI di lingkungan Korwil Kawasan Nusantara X.

Teknologi SPRINT RRI Perkuat Kanal Digital

Penguatan kanal digital RRI saat ini semakin diperkaya dengan teknologi SPRINT (Sistem Pelacak Ragam Informasi News Terbaru).

Direktur Utama RRI, M Rohanudin, saat di Surabaya, Sabtu, (19/9/2020), mengatakan, perangkat ini merupakan bagian dari teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) yang dikembangkan RRI.

"Sepanjang tahun, RRI membangun teknologi artificial intelligence, suatu teknologi babak baru berbasis Big Data," jelas M. Rohanudin. 

Selanjutnya :

Halaman 1 dari 2

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00