ITS dan Pemprov Jatim Gelar BUMDes Award Nasional 2022

KBRN, Surabaya : Pusat Kajian Kebijakan Publik, Bisnis, dan Industri (PKKPBI) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) bersama Pemerintah Provinsi se-Jawa dan Bali kembali gelar Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Award Nasional 2022. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa yang dimulai tahun 2020 bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Kepala PKKPBI ITS, Dr Ir Arman Hakim Nasution MEng, Rabu (17/8/2022), mengatakan, kegiatan ini merupakan wadah peningkatan kolaborasi dan pembinaan dalam pengembangan teknologi, manajemen pasar, hingga manajemen finansial.

“Dengan demikian, setelah program ini diharapkan terjadi peningkatan kualitas dan jaringan kerja sama mitra BUMDes dengan ITS,” tuturnya, seperti dikutip dalam laman resmi its.ac.id.

Menurut Arman, acara tahun ini dirancang dengan dengan mengoptimalkan kerja sama berbasis teknologi yang berhasil dikembangkan ITS. Selain itu, ia menambahkan bahwa acara ini akan melewati juga jalur bisnis melalui pembukaan klinik BUMDes dan Millenial Home Center.

“Hal ini sejalan dengan roadmap dan tema dari kegiatan PKKPBI pengabdian masyarakat (abmas) yang kami miliki,” lanjutnya.

Lebih lanjut, dosen Departemen Manajemen Bisnis ITS ini mengungkapkan, BUMDes Award Nasional tahun ini memiliki enam kategori anugerah. Kategori tersebut adalah Product Innovation, Profitable Achievement, Community Development and Engagement, Good Corporate Governance (GCG), Information and Communications Technology (ICT) and Digitalization, dan Special Local Champion. 

Dengan adanya BUMDes Award tahun ini, Arman berharap kegiatan tersebut dapat mendorong BUMDes di seluruh wilayah Indonesia untuk mendaftarkan diri mereka di kegiatan tersebut. Pasalnya, dikatakan Arman, Bumdes terpilih akan berkesempatan menjadi mitra ITS selama tiga tahun ke depan dalam bentuk kolaborasi pembinaan berbagai bidang. 

Sebagai perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi, kegiatan ini akan melibatkan dosen serta mahasiswa ITS sebagai wujud kuliah kerja nyata (KKN) berbasis produk. Tidak hanya itu, dikatakan olehnya, kegiatan ini juga berkolaborasi dengan Asian Institute of Technologies Alumni Association (AITAA), Ikatan Dosen Pengembang Ekosistem Ekonomi Desa (IDEA), dan Asosiasi Pengusaha Desa Indonesia (APEDI). (OA)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar