Universitas Ciputra berhasil kirimkan 17 awardee ISSMA 2022 MBKM KEMDIKBUD

KBRN, Surabaya : Pencapaian ini merupakan hasil terbaik Perguruan Tinggi Swasta Jawa Timur dan menjadi kebanggaan POKJA IISMA untuk masuknya mahasiswi Universitas Ciputra di kampus-kampus terkemuka Dunia. Tahun 2022 ini, Universitas Ciputra Surabaya (UC) berhasil mengirimkan 17 Awardee IISMA. Kepala Kerjasama (KUI) UC, Suryani Halim, S.E., menyatakan bahwa untuk keikutsertaan tahun ke-2 ini, ada beberapa strategi yang dilakukan.

“Tahun ini ada 17 mahasiswa yang lolos mengikuti IISMA 2022. Jumlah ini meningkat dimana tahun kemarin tercatat 12 orang yang lolos IISMA 2021”, tutur Suryani, Rabu (25/5/2022).

"Dari pengalaman IISMA 2021 ini, kami melakukan berbenah sehingga lebih banyak lagi mahasiswa yang lolos dalam program ini”, imbuhnya.

Suryani memaparkan beberapa strategi dalam mempersiapkan IISMA 2022 diantaranya adalah dengan melakukan sosialisasi program lebih awal kepada mahasiswa, bekerjasama dengan program studi dalam hal mempersiapkan mahasiswa dan proses seleksi.

“Kami melakukan awareness lebih awal tetang program IISMA kepada mahasiswa semester 4-7, mendorong mereka juga untuk mencari informasi tentang kampus tujuan IISMA 2022 dan program yang bisa dipelajari disana”, jelas Suryani.

“Supaya mahasiswa mendapat gambaran manfaat mengikuti program ini, Kami juga mengundang mahasiswa peserta ISSMA 2021 untuk bisa sharing pengalaman. Setelah itu kami juga informasikan untuk mahasiswa bisa mempersiapkan dokumen jauh-jauh hari seperti sertifikat TOEFL iBT/Paper-based/IELTS/Duolingo”, imbuhnya.

Peran kepala program studi juga menjadikan kunci keberhasilan ikut serta dalam seleksi dan mempersiapkan mahasiswa untuk cakap beradaptasi (cross culture adaptability ) dan juga mampu memrepresentasikan budaya bangsa Indonesia. Suryani Halim memaparkan banyak benefit yang didapatkan oleh mahasiswa saat mengikuti program IISMA diantaranya adalah peningkatan kemampuan beradaptasi terhadap budaya global, lebih percaya diri dan mampu bergaul dalam bahasa global.

Mahasiswa juga mempunyai knowledge tertentu dari universitas atau negara yang meraka kunjungi sehingga dapat dijadikan inspirasi dalam penciptaan jasa dan produk di Indonesia. (OA)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar