KKN Abmas ITS Bantu UMKM Dapatkan Sertifikasi Halal

KBRN, Surabaya : Pada masa pandemi ini terdapat banyak polemik yang terjadi di kalangan masyarakat. Tidak terlepas pula pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang semakin rentan untuk gulung tikar. Maka dari itu, Tim Kuliah Kerja Nyata Pengabdian kepada Masyarakat (KKN Abmas) Tematik dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mendampingi UMKM Gerai Dharma Nugraha Sembada (Dharma Nusa) dalam meraih sertifikasi halal untuk produk minuman herbal.

Selaku Ketua tim KKN Abmas Tematik ITS, Dr Eng Raden Darmawan ST MT mengungkapkan bahwa selain belum memiliki sertifikasi halal, UMKM ini juga mengalami kesulitan dalam menjual produknya karena belum memiliki izin edar. Sehingga misi untuk tim KKN kali ini adalah memberikan pemahaman kaidah mencapai produk halal dan pengurusan perizinan edar, khususnya izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) untuk menghindari berbagai konsekuensi yang tidak diinginkan.

Dosen yang akrab disapa Darmawan ini menambahkan, timnya memilih minuman herbal karena relevan dengan masa pandemi yang menjadikan imunitas tubuh berperan penting untuk menangkal penyebaran virus. Selain itu, Indonesia yang memiliki sumber daya alam melimpah, minuman herbal memiliki potensi untuk mengembangkan produknya lebih jauh lagi.Kegiatan KKN yang beranggotakan 5 dosen dan 15 mahasiswa ini melakukan analisa terkait keunggulan, keterbatasan dan hambatan Gerai Dharma Nusa dalam mencapai sertifikasi halal dan Nomor Induk Berusaha (NIB).

Hal itu termasuk pendampingan UMKM mitra dalam memahami dan menerapkan Cara Produksi Pangan yang Baik untuk Industri Rumah Tangga (CPPB-IRT), pendampingan dokumen izin PIRT dan sebagainya.

Lebih dalam lagi, kegiatan KKN yang bermula dari bulan Agustus hingga November ini juga terdapat workshop Kader Penggerak Halal yang diadakan oleh Pusat Kajian Halal (PKH) ITS. Dalam workshop tersebut, tim membantu dalam rangka pengurusan NIB dan pemberian plakat logo BINAAN ITS sebagai penanda Gerai Dharma Nusa adalah mitra binaan PKH ITS.

“Saat ini juga, kami sudah mendapatkan NIB yang akan memudahkan mitra ke depannya,” ucap Darmawan, Senin (6/12/2021), dalam laman resmi its.ac.id.

Sebagai pengimplementasiannya, dosen Departemen Teknik Kimia ini turut membeli 200 minuman herbal dari mitra, kemudian tim KKN memberikan secara cuma-cuma kepada masyarakat. Selain untuk mempromosikan produk mitra, hal ini juga menjadi pembinaan karakter kebangsaan khususnya untuk menumbuhkan kepedulian mahasiswa terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Kegiatan ini akan sangat bermanfaat untuk mahasiswa dalam menjadi bagian dari masyarakat ke depannya,” jelasnya.

Terakhir, Darmawan berkata bahwa pendampingan akan terus dilakukan sehingga mitra mendapatkan ijin edar PIRT dan harapannya juga mengantongi sertifikasi halal. Selain itu, ia berharap UMKM Dharma Nusa yang berdomisili di Surabaya ini dapat berkembang lebih baik lagi karena dilakukannya KKN meskipun dalam masa pandemi.

“Diharapkannya, karena terdapat label halal pada kemasan produk dapat meningkatkan penjualan mitra ke depannya,” tutupnya. (OA)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar