Fakultas Kedokteran UM Surabaya Bantu Pemerintah Kota Tekan Angka Stunting

Dosen dan Mahasiswa Fakultas Kedokteran UM Surabaya bersama Sejumlah Petugas Puskesmas Kenjeran. (Dok : Chan RRI)

Tidak berhenti disitu Ketua Koordinator Program Percepatan Stunting ini juga menjelaskan bila di Era Digitalisasi ilmu kesehatan juga terus berkembang dan mengikuti zaman. “Kami dari Fakultas Kedokteran Muhammadiyah mahasiswa dan dosen membuat aplikasi namanya Aikkochildcare.com. Maksudnya adalah untuk memudahkan karena ini masih pandemi jadi ada orang tua yang takut untuk datang bisa manfaatkan aplikasi ini”,jelasnya.

Penggunaan aplikasi ini ditargetkan bagi ibu hamil dan orang tua yang memantau perkembangan anaknya. Mengingat banyak informasi yang tersedia sehingga memudahkan bagi para usernya serta dapat mengantisipasi jika terdapat kondisi perkembangan anak yang tidak sesuai.

“Mulai dari ibu hamil bisa pakai misal ibu hamil kalo dirumah ada timbangan bisa ukur timbangannya lalu tidak berani datang ke bidannya ini bisa manfaatkan panduan aplikasi ini  untuk melihat kondisi saya seperti apa ini kalo anaknya sudah lahir pun apakah anakanya beresiko stunting atau tidak”, terangnya.

Pengobatan Terbatas Anak Sakit. (Dok ; Chan RRI)

Selain itu dr. Gina mengabarkan bila pengabdian masyarakat ini tidak hanya berakhir di Puskesmas Kenjeran saja. Tetapi akan ada beberapa lokasi lainnya yang telah di koordinir oleh Dinas Kesehatan Kota Surabaya sehingga kedepan bisa mewujudkan setiap wilayah terbebas dari stunting, gizi buruk ataupun permasalahan perkembangan anak lainnya.

“Dari dinas kesehatan kota itu sudah membagi 8 fakultas kedokteran itu pada area-area tertentu dan puskesmas kenjeraan ini bagian dari binaan kami. Selai itu juga ada 3 area lainnya seperti Puskesmas Kenjeran (Bulak) lalu Pegirian dan Wonokusumo jadi untuk sementara disini dulu. Kita cari yang banyak balitanya sehingga kita bisa melihat langsung bagaimana kondisi sekarang setelah sekian lama pandemi begitu dan ternyata dari beberapa peserta saja sudah ada yang mengarah ke stunting”,Pungkasnya.

Halaman 2 dari 2

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar