Sosok Eddy Rumpoko di Balik Menawannya Kota Wisata Batu

[Foto istimewa]

Oleh : Djoko Tetuko

Hari ini, Sabtu tanggal 17 Oktober 2020, merupakan ulang tahun Kota Batu ke-19. Siapa pun ketika datang ke Kota Bunga pasti akan berlama-lama tinggal dan menikmati berbagai suguhan ikon tempat wisata. Bahkan paling murah sekali pun bagi masyarakat awam atau remaja dan pelajar dapat menikmati bianglala, sebuah ikon di alun-alun, disulap menjadi pemandangan seperti kota-kota di Eropa. Cukup dengan membayar uang karcis Rp 5 ribu, sudah bisaberputar seperti melayang layang dan menikmati Batu dari berbagai penjuru.

Jika dulu hanya mengenal Selecta, tempat pemandian dibangun zaman Belanda, maka sekarang berubah dengan banyak pilihan indah, mempesona, menawan dan nyaman juga aman. Ada Batu Secret Zoo, Batu Night Spectacular, Jatim Park 1, 2 dan 3 serta masih banyak lokasi pemandangan alam sangat menarik. Pemandangan alam keren berlanskap bukit serta keragaman flora dan fauna, juga banyak tempat wisata alam dikelola secara swadaya oleh masyarakat lokal ataupun bekerja sama dengan pemerintah kota.

Di Balik perubahan Kota Batu menjadi indah dan menawan, enak dipandang dan mampu menghipnotis wisatawan lokal maupun mancanegara ialah Eddy Rumpoko, Wali Kota Batu 2 periode putra (almarhum) “Ebes” Sugiyono.

Siapa Eddy Rumpoko, sejak muda adalah sosok yang sangat memperhatikan rakyat kecil. Itu ditunjukkan saat menjadi Ketua Kelompok Muda Javanoea (KMJ) di tahun 80-an. Lewat KMJ yang bergerak dalam seni, budaya dan olahraga, pada era itu sangat populer. 

Semisal, dengan Javanoea Boxing Camp, ER —panggilan akrabnya— sebagai menejer dan promotor, berhasil melahirkan petinju petinju juara nasional, Intercontinental, dan OPBF. Sebut saja ; Nurhuda, Abdi Pohan, Michael Arthur (alm), Monod, Thomas Americo (alm), Gim Suryaman, Litle Pono (alm), Sambung, Kid Samora, Litle Holmes.

Di seni budaya,  ER bersama Javanoea Enterprise, hampir setiap bulan menggelar feztival musik. Dari pagelaran bertajuk Rock Spirit, banyak lahir group musik cadas yang menasional. 

Di olahraga outomotiv, ER bersama Tinton Suprapto kerap kerja bareng membuat lomba, seperti Auto Rally, Auto Slalom dan Race. Dalam menakhodai KMJ, ER berkwartet dengan Lucky Acub Zainal (alm), Ingger Kailola (alm) dan Ferry Is Mirza.

Selanjutnya : Pengantar

Halaman 1 dari 3

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00