PN Surabaya Minta Hotel Singgasana Surabaya di Kosongkan, Ini Penyebabnya

Eksekusi lahan di hotel Singgasana oleh PN Surabaya

KBRN, Surabaya : Pengadilan Negeri (PN) Surabaya melalui juru sita meminta hotel Singgasana di Jalan Golf, Gunungsari dikosongkan, Senin (17/1/2022). Belasan truk terlihat di lokasi untuk mengangkut barang. Eksekusi berjalan lancar dengan penjagaan petugas gabungan di lokasi.

Total untuk mengamankan eksekusi lahan ini 821 personil gabungan Polrestabes Surabaya, TNI berjaga-jaga. Eskesusi dilakukan karena sudah lama tidak membayar sewa lahan.

"Pelaksanaan ini berdasarkan penetapan delegasi nomor 09/Pen.Pdt/Del/2021/PN.Sby yang melaksanakan permohonan dari Pengadilan Negeri Jakarta Pusat," kata Juru sita Pengadilan Negeri Surabaya Ferry Isyono kepada wartawan di lokasi.

Ia menjelaskan eksekusi dilakukan oleh delegasi PN Jakarta Pusat, setelah gugatan dari PT Patra Jasa kepada PT Patra Indonesia dan PT Indo Prigo dikabulkan oleh PN Jakarta Pusat, terkait dengan sewa lahan.

"PT Patra Jasa akhirnya melakukan upaya hukum dengan melakukan gugatan pada tahun 2018 dan akhirnya dimenangkan pada tahun 2021," kata Juru Sita PN Surabaya Ferry Isyono,

Menurut Fery, berdasarkan keputusan tahun 2021 dengan tergugat PT Patra Indonesia dan PT Indo Prigo dinyatakan kalah dalam persidangan. Lantaran, lahan yang disewa selama 25 tahun telah habis masa sewa, dan tidak dikembalikan pada 2017.

Sementara itu, Kuasa Hukum PT Patra Jasa Akbar Surya mengatakan, pihaknya telah menyewakan lahannya yang dikelola menjadi Hotel Singgasana selama 25 tahun dan sesuai kontrak, harus dikembalikan pada 2017.

"Bahkan dari sewa selama 25 tahun itu masih menunggak hingga Rp58 M," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar