50 Juta Cukup Untuk Buat Rumah Layak Huni

KBRN, Manggar: Program Bantuan Stimulan Rumah Swadaya Prasejahtera Individu (BSRSPI) merupakan bantuan pemerintah berupa stimultan untuk masyarakat yang berpenghasilan rendah untuk meningkatkan keswadayaan dalam pembangunan atau peningkatan kualitas rumah beserta prasarana, sarana dan utilitas umum.

Dengan bantuan sebesar Rp 50 juta, diharapkan warga penerima dapat membangun rumah type 36, dengan satu kamar tidur, satu kamar mandi dan ruang keluarga.       

Ditemui seusai acara Pembukaan Sosialiasi Bantuan Stimulan Rumah Swadaya Prasejahtera Individu (BSRSPI) di Gedung Serba Guna Desa Padang, Rabu (29/6/2022), Kepala Desa Padang Kecamatan Manggar Izhar mengatakan jika Rp 50 juta sudah mencukupi untuk pembuatan rumah layak huni.

“Insyallah sudah cukup untuk ukuran rumah layak huni. Kalo untuk rumah mewah memang tidak cukup,” ujar Izhar.

Apalagi menurut Izhar, Tenaga Teknis Lapangan dari Dinas Perkim Kabupaten Beltim sudah membuatkan perencanaan untuk pembanguan rumah. Sehingga penerima bantuan tidak perlu bingung untuk menghitung kebutuhan.

“Masyarakat tinggal mencari tukang yang dibutuhkan. Kita juga dari desa sangat terbantu dengan adanya program ini, untuk mengurangi rumah kurang layak apalagi Desa Padang yang berada di Kota Manggar jadi pemandangan kota akan lebih baik,” kata Izhar.

Sementara itu Bupati Beltim Burhanudin, melalui Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan Erna Kunondo mengingatkan kepada warga yang mengikuti sosialisasi agar dapat serius untuk mengikuti kegiatan.

“Warga yang akan menerima dapat memahami secara utuh terkait dengan skema administrasi dan syarat serta ketentuan yang harus dipenuhi. Silahkan bertanya jika ada yang kurang mengerti,” kata Erna.

Dalam sambutannya, Bupati juga berpesan agar dana bantuan yang diterima dapat dikelola dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

“Tolong bijak dan arif dalam menggunakannya sesuai peruntukkannya, guna meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup bapak dan ibu sendiri,” pinta Erna.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar