Tahun 2022, Alokasi BLT Ditetapkan Besarannya 40 Persen Dari Dana Desa

KBRN, Sungailiat : Dana Desa Tahun 2022 di Provinsi Bangka Belitung sebanyak 273 Milyar lebih berkurang di bandingkan dana desa tahun 2021 sebesar  334 Milyar lebih, dan pendistribusiannya di 6 kabupaten mengalami penurunan sebesar 8 hingga 9 Milyar.

Hal ini disampaikan oleh Ahmad Syahmirzan, Koordinator Tenaga Ahli Program Pemberdayaan Pembangunan Masyarakat Desa ( P3MD ) Kementrian Desa dan Transmigrasi Babel, Sabtu ( 22/1/2022) saat Sesi Opini Publik LPP RRI Sungailiat. dikatakannya Pengelolaan Dana Desa yang akan dikucurkan tahun ini tidak mengalami perbedaan yang cukup signifikan dari tahun sebelumnya, masih di fokuskan penanganan covid 19 dan penanganan Pemulihan Ekonomi Nasional ( PEN ). Namun diakuinya, tahun ini ada beberapa perubahan dalam pengalokasiannya sudah ditentukan prosentasenya salah satunya dalam pendistribusian Dana Bantuan Langsung Tunai.

“BLT tahun 2019 hingga 2021, jumlahnya tidak ditentukan oleh pemerintah dari berapa persen dana desa yang dikucurkan. Tahun ini ditentukan setiap desa 40 persennya harus dan wajib untuk disisihkan untuk BLT yang jumlahnya 300 ribu sebulan per Keluarga Penerima Manfaat ( KPM ) sesuai PMK Mentri Keuangan No 190 dan Kepres No 105 tentang penggunaan dana desa “ Ujarnya.

Dalam Upaya Pemulihan Ekonomi Nasional, Alokasi Pendistribusian Dana Desa juga di fokuskan dalam pemenuhan ketahanan pangan hewani dan nabati sebesar 20 persen termasuk dalam mengentaskan stunting dari hulu hingga hilir mulai penyiapan infrastruktur dan hasilnya, sehingga sandang pangan masyarakat di desa terpenuhi.

Sementara itu dalam penangggulangan covid 19, masih dianggarkan sebesar 8 persen, dan 32 persen di peruntukan kegiatan lainnya diatur dalam Permendes No 7 terkait prioritas dana desa tahun 2022. Dalam kondisi pemulihan ekonomi nasional dikatakannya dana anggaran harus dimanfaatkan secara maksimal salah satunya dalam sosialisasi pencegahan covid 19.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar