Kue Soda, Salah Satu Kue Andalan Masyarakat Babel Saat Lebaran

KBRN, Sungailiat : Kue Soda merupakan salah satu kue tradisional khas Bangka Belitung (Babel) dengan isian nanas dan proses pemanggangan tradisional menggunakan 'gendok' tanah liat.

Bisa dibilang Kue Soda ini merupakan Bakpia-nya Negeri Serumpun Sebalai, Khas Bangka Belitung.

Dalam sejarah Bangka Belitung kue Soda ini memiliki nama 'Pia Nanas' yang merupakan camilan khas masyarakat Pulau Bangka. Makanan ini memiliki rasa manis dari nanas yang digunakan sebagai bahan baku untuk isian dari Kue Soda itu sendiri.

Kue Soda menjadi salah satu kudapan kue yang cukup digemari oleh masyarakat Bangka Belitung terutama ibu-ibu angkatan 70-an. Pengolahan Kue Soda yang tetap mempertahankan resep kontemporer dengan sentuhan modern, membawa Kue Soda dapat disajikan di rumah menjadi teman minum kopi atau teh hangat dengan gaya kekinian.

Maryani (56) salah satu warga Sungailiat yang masih suka membuat Kue Soda sendiri ketika menjelang Lebaran tiba mengatakan, untuk membuat Kue Soda bahan yang digunakan diantaranya terigu, tapioka, telur, santan kelapa, gula aren, gula pasir, garam secukupnya dan untuk isiannya menggunakan selai nanas.

"Ambil terigu sedikit-sedikit, santan yang telah dimasak, gandum dan campur dengan adonan bahan kedua meliputi terigu, tapioka, telur, gula aren dengan cara menguleni adonan sampai kalis atau dapat dibentuk. Jika sudah kalis, adonan dipipihkan dan diberi isian selai nanas, lalu dibulatkan kembali dan diberi cetakan untuk kreasi motif kuenya," jelas Maryani kepada rri.co.id, di Sungailiat, Rabu (06/07/2022).

Kue Soda atau 'Pia Nanas' khas Bangka Belitung ini merupakan warisan unik tanah Melayu Bangka yang bisa menjadi daya tarik kuliner tersendiri di bumi Laskar Pelangi. Proses pengolahan yang unik dengan menggunakan 'gendok' tanah liat dan dipertahankan turun-temurun sehingga dapat memberikan cita rasa yang khas dan memiliki keunikan tersendiri. (TM)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar