Dato' Akhmad Elvian : Jadikan Tradisi Lisan Jadi Tuntunan, Bukan Menjadi Tontonan

KBRN, Pangkalpinang : Bangka Belitung (Babel) memiliki ragam tradisi lisan yang harus dilestarikan. Salah satu upaya pelestarian tersebut dengan memanfaatkan teknologi informasi.

Dikatakan oleh Sejarahwan dan Budayawan Bangka Belitung Dato' Akhmad Elvian, tradisi lisan mencakup pengetahuan budaya, ekspresi budaya, dan kebiasaan – kebiasaan budaya yang dilakukan oleh masyarakat di Babel.

“Leluhur kita begitu banyak mewariskan tradisi lisan dan mereka wariskan melalui lisan atau tutur. Mulai dari cerita rakyat, legenda, mitos, dongeng, mantra, jampi, adat istiadat, termasuk sejarah, masuk dalam konteks tradisi lisan,'' ujarnya kepada rri.co.id, Rabu 6/7/2022.

Dato' Akhmad Elvian juga menjelaskan, tradisi lisan yang merupakan budaya asli yang dimiliki, pewarisannya itu berlangsung dari generasi ke generasi. 

“Terus dilestarikan hingga generasi yang akan nanti, tradisi lisan itu hendaknya dijadikan tuntunan dalam keseharian kita, bukan menjadi tontonan. Menjadi masalah di era teknologi yang berkembang begitu pesat, tradisi-tradisi itu justru menjadi tontonan saja,'' jelasnya.

Dijelaskan, tradisi lisan yang menjadi tontonan dapat dirubah menjadi tuntunan dengan memanfaatkan teknologi informasi secara baik dan bijak. Seperti mengubah tradisi lisan menjadi tulisan yang menarik. Kalau perlu tidak hanya tulisan, tapi juga dalam bentuk gambar. Hal ini dapat digunakan untuk upaya pelestarian tradisi lisan, (RA-RD).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar