Tradisi Nganggung Yang Terus Terlestarikan

KBRN, Sungailiat : Tradisi atau adat nganggung yang sudah berlangsung secara turun temurun di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus terjaga kelestariannya hingga saat ini.

Nganggung merupakan suatu kegiatan atau aktivitas yang dilakukan sekelompok orang berbondong-bondong membawa dulang yang isinya sudah disiapkan dari rumah masing-masing baik itu kue-kue, buah-buahan, makanan beserta lauk pauknya dan ditutup menggunakan tudung saji. Namun bagi sebagian orang nganggung juga dengan membawa rantang susun yang menggantikan dulang dalam membawa makanan untuk suatu acara keagamaan di Bangka Belitung.

Tradisi Nganggung yang berlangsung di Masjid Agung Sungailiat dalam rangka syukuran buka puasa enam, Kamis (26/5/2022).

Adat ataupun tradisi nganggung tersebut selalu dilakukan ketika ada kegiatan maupun acara keagamaan baik yang digelar di Masjid ataupun di tempat menjamu tamu kehormatan. Seperti halnya yang dilakukan pada hari ini Kamis,(26/5/2022) di Masjid Agung Sungailiat yang mana masyarakat yang merayakan syukuran dan halal bihalal buka puasa enam menggelar kegiatan nganggung tersebut. Dulang yang ditutup dengan tudung saji serta diikat dengan taplak meja itu didalamnya telah diisi berbagai makanan khas, mulai dari opor, rendang, dan lauk pauk lainnya termasuk kue serta buah buahan segar.

Dalam acara nganggung biasanya sebelum dulang dibuka secara beramai ramai dan serentak, terlebih dahulu dilakukan doa bersama dan mendengarkan ceramah agama sebagai bentuk rasa syukur dan mengharapkan keberkahan dari Allah Subhanahu Wata'ala.

" Ya nganggung ini sudah tradisi kita sejak orang orang tua terdahulu. Dan kalo setiap acara seperti ini tidak ada nganggung nya sepertinya ada yang kurang dan tidak sah saja pokoknya. Ini tanggung jawab kita juga untuk menjaga tradisi daerah ini," Kata Tiya salah satu Jemaah Masjid Agung Sungailiat, Kamis (26/5/2022).

Sementara itu, dengan Identiknya nganggung diwilayah Kepulauan Bangka Belitung, tradisi ataupun adat turun temurun ini terus dijaga kelestariannya dan sudah menjadi ciri khas daerah.

Nganggung juga disebut dengan berbagai istilah. Untuk di Pulau Bangka disebut nganggung sedangkan di Pulau Belitung disebut makan bedulang, (RD - NV).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar