Perayaan Imlek dan Tradisi Bersih-Bersih Masyarakat Tionghoa

Lampion Imlek (foto : rri.co.id)

KBRN, Bangka : Pada perayaan Imlek yang akan jatuh pada tanggal 1 Februari 2022 nanti, ada beberapa tradisi yang biasanya sering dilakukan oleh masyarakat Tionghoa, khususnya yang ada di Kabupaten Bangka 

Salah satunya adalah melakukan pembersihan, seperti bersih-bersih rumah, halaman, tempat ibadah dan lainnya.

Demikian diungkapkan Tokoh agama Konghucu Kabupaten Bangka, Halim Setiawan atau akrab disapa Akhiong, bahwa beberapa tradisi tersebut biasanya dilakukan sebelum Hari Raya Imlek.

"Biasanya sebelum Imlek, masyarakat Tionghoa melakukan pembersihan, seperti pembersihan rumah, mencuci patung dewa dewi dan lain sebagainya," kata Akhiong, Senin (24/1/2022).

Ia menjelaskan, menurut kepercayaan orang Tionghoa, pembersihan rumah dilakukan dengan maksud agar membersihkan diri dalam menyambut tahun yang baru.

"Kepercayaan kita seperti rejeki yang diberikan oleh Yang Maha Kuasa dan kita tinggalkan maka akan kita bersihkan untuk memasuki tahun yang baru," jelasnya.

Dikatakan Akhiong, perayaan Hari Raya Imlek menjadi hal yang sakral dan harus tetap dilakukan meski dalam masa pandemi sekalipun.

Termasuk sanak keluarga yang bekerja atau merantau di luar daerah juga kemungkinan akan berkumpul dengan keluarganya di tahun ini.

"Mungkin tahun ini akan lebih ramai, karena ketakutan akan covid-19 juga sudah berkurang tidak seperti dua tahun sebelumnya," ujarnya.

Dengan berkumpulnya bersama keluarga, maka makna Imlek dan kenikmatan dalam menjalani kehidupan juga akan lebih terasa.

Dia mengatakan, Imlek tahun 2022 dengan Shio macan ini membuat para warga Tionghoa memiliki keyakinan agar harus tetap giat bekerja.

"Semoga Hari Raya Imlek tahun ini memberikan kebahagiaan kepada kita semua," ungkapnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar