PSU Di TPS 05 Air Bara Digelar Sesuai Prosedur

Salah seorang pemilih yang mengikuti PSU di TPS 05 Air Bara

KBRN, Bangka Selatan : Pemungutan Suara Ulang (PSU) dilaksanakan di TPS 05 Desa Air Bara, Kecamatan Air Gegas, Kabupaten Bangka Selatan, kemarin, Minggu (13/12/2020), di Gedung Serbaguna Kecamatan Air Gegas.

Mulai dari pendistribusian logistik KPU menuju TPS, proses pemungutan dilanjutkan dengan penghitungan suara di TPS, hingga rekapitulasi tingkat PPK yang dilakukan di Gedung Serbaguna Kecamatan Air Gegas, semua praktis berjalan tanpa kendala.

PSU ini dilakukan lantaran adanya proses dalam pemilihan yang tidak sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan oleh KPU.

Koordinator Divisi Pengawasan Humas dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kabupaten Bangka Selatan, Azhari menyatakan ketidaksesuaian atau pelanggaran ini berdasarkan laporan hasil pengawasan dari Pengawas TPS 05 Desa Air Bara yang bernama Etri Yuliatri.

Dalam laporannya, Etri menyebutkan bahwa terdapat kesalahan prosedur yang dilakukan oleh Anggota KPPS pada saat penghitungan suara.

Suasana di TPS 05 Desa Air Bara saat Pemungutan Suara Ulang

"Laporan yang kami terima adalah, saat itu anggota KPPS di TPS 05 Desa Air Bara mengeluarkan surat suara dari kotak suara, lalu menaruh seluruh surat suara di atas meja. Setelah itu, surat suara dimasukkan kembali ke dalam kotak suara untuk dihitung," ungkap Azhari, Senin (14/12/2020).

Berdasarkan penelitian dan pemeriksaan di lokasi, proses pembukaan kotak suara dan atau berkas pemungutan suara tidak dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

"Berdasarkan PKPU Nomor 8 Tahun 2018 Pasal 47 Ayat 2 (b) berbunyi Anggota KPPS melakukan penghitungan suara dengan cara mengeluarkan surat suara dari kotak suara dan diletakkan di meja Ketua KPPS," ujarnya.

Sementara itu di dalam PKPU 8 tahun 2018 Pasal 59 Ayat 2 (a) lanjut Azhari disebutkan bahwa Pemungutan Suara Ulang di TPS dapat dilakukan apabila pembukaan kotak suara dan/atau berkas pemungutan dan penghitungan suara tidak dilakukan menurut tata cara yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan.

Ditegaskannya, jika pelanggaran yang terjadi di TPS 05 Desa Air Bara merupakan pelanggaran administrasi atau melanggar ketentuan PKPU yang diatur dalam PKPU 18 ataupun di Perbawaslu 16 tahun 2020.

"Dari temuan ini, Bawaslu melalui Panwaslu Kecamatan Air Gegas merekomendasikan kepada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk melakukan pemungutan suara ulang (PSU) di TPS 5 Desa Air Bara Kecamatan Air Gegas dan telah dilangsungkan kemarin," bebernya.

Pemungutan Suara Ulang (PSU) ini tegas Azhari sebagai bentuk tindak lanjut dari KPU Kabupaten Bangka Selatan atas penelitian yang telah dilakukan oleh Panwaslu Kecamatan Air Gegas.

Senada dengan Azhari, Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Bangka Belitung, Andi Budi Yulianto saat melakukan monitoring mengatakan hasil dari pada penelitian jajaran panwaslu kecamatan Air Gegas bahwa telah terjadi kesalahan prosedur pelaksanaan pemungutan suara. 

"Atas penelitian itulah KPU Kabupaten Bangka Selatan menetapkan dan melakukan Pemungutan Suara Ulang di TPS 5 Desa Air Bara," tambah Andi. (BudiBawasluBasel)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar