Pilkada 2020, Ajang Gaet Kaum Milenial Pilih Kepala Daerah Berkualitas

KBRN, Sungailiat; Pilkada Serentak 2020 menjadi ajang dalam menggaet kaum milenial menyuarakan hak pilihnya untuk calon kepala daerah yang berkualitas.

Ketua Lembaga Partisipasi Pengawas dan Pemerhati Pelayanan Publik (LP5) Bangka Belitung Jumli Jamaludin, mengatakan tren partisipasi kaum milenial sangat diharapkan dalam pesta demokrasi Pilkada.

"Jadi targetnya kan sekarang pemilih pemula atau kaum milenial. Saya kira ini bisa menjadi pendidikan politik, dimana pendidikan politik ini dapat dijadikan sebagai bentuk sosialisasi dan edukasi ke masyarakat dan ke pemilih pemula itu sendiri", jelas Jumli, Rabu (09/12/2020).

Dikatakan,  pendidikan politik untuk meningkatkan kesadaran pemilih pemula untuk berpartisipasi dalam pesta demokrasi menjadi tugas bagi sejumlah elemen, yakni partai politik, pasangan calon, pihak penyelenggara pilkada, dan pemerintah daerah.

"Kita juga berharap dengan pendidikan politik yang baik, partisipasi kaum milenial dalam setiap ajang pemilu akan semakin meningkat karena mereka yang akan menjadi penerus demokrasi, khususnya di Bangka Belitung", lanjutnya.

Akademisi UBB Bahjatul Murtasidi & Ketua LP5 Babel Jumli Jamaluddin (Hem Putih) Dalam Dialog Pilkada Rabu (9/12/2020)

Sementara itu, Akademisi FISIP Universitas Bangka Belitung Bahjatul Murtasidi menuturkan, terkait pendidikan politik dan tingkat partisipasi kaum milenial masih sangat rendah diakibatkan oleh kompleksitas penduduk dan sistem negara Indonesia yang masih belum mampu seperti negara-negara lainnya.

"Jika kita berkaca dengan beberapa negara penyelenggara pemilu, Indonesia adalah negara nomor empat dengan penduduk terbanyak di dunia dan memiliki kompleksitas yang agak berbeda dengan negara lain, sehingga kompleksitas tersebut berpengaruh terhadap kesiapan SDM. Lalu, sistem yang dibangun belum sebagus sistem di beberapa negara yang kita adopsi", tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar