Kemenag Beltim Akan Sosialisasikan Prosesi Pernikahan Sesuai Aturan

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Beltim Novarianto

KBRN, Belitung Timur : Kantor Kementerian Agama Kabupaten (Kemenag) Belitung Timur (Beltim), akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengeduasi masyarakat terkait prosesi pernikahan yang dibenarkan menurut peraturan Undang-Undang.

Pasalnya, banyak beredar informasi di tengah masyarakat, terkait adanya nikah sirih, dan dicatat oleh seseorag yang berprofesi sebagai “penghulu”.

Demikian disampaikan Kepala Kantor Kemenag Belitung Timur, Novarianto kepada RRI.co.id di ruang kerjanya, Senin (13/9/2021) siang.

Dikatakannya, ini merupakan persoalan yang harus segera ditertibkan, mengingat Undang-Undang nomor 16 tahun 2019 tentang perkawinan. 

“Bahwa harus dilakukan pencatatan dan lembaga yang diberi tugas untuk itu adalah kantor urusan agama, petugasnya adalah penghulu,” katanya.

Namun demikian tegasnya, jika ada masyarakat yang melaksanakan prosessi pernikahan di luar ketentuan undang-undang perkawinan, maka tidak menjadi tanggung jawab Kantor Urusan Agama (KUA), untuk memberikan buku nikah.

“Jadi buku nikah akan diberikan kalau memang masyarakat itu menikah artinya tercatat di kantor urusan agama, baik itu di kantor pada jam kerja, atau pun di luar kantor,” tegasnya.

Lebih lanjut dijelaskan Novarianto, permasalahan tersebut sudah di luar daripada tugas pokok dan kewenangannya.

Namun demikian, pihaknya akan terus berupaya untuk terus menggiatkan sosailisasi dan edukasi kepada masyarakat, bahwa nikah tercatat di lembaga berwenang lebih bermanfaat.

“Kami akan berusaha menyampaikan, bahwa nikah yang benar itu adalah nikah yang dicatatkan sehingga nanti hak-haknya sebagai warga negara terkait dengan hak waris, juga untuk anak-anaknya ke depan,”tutupnya. (Her)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar