Gasing Masih Kurang Diminati

KBRN, Pangkalpinang : Upaya pengembangan dan memperkenalkan olahraga tradisional Gasing terus dilakukan Persatuan Gasing Seluruh Indonesia (Pergasi).

Gasing yang merupakan warisan budaya peninggalan nenek moyang itu harusnya mendapat perhatian lebih orang Indonesia sendiri, seperti pandangan orang asing yang sangat antusias ketika diperkenalkan olahraga tradisional ini.

“Gasing Indonesia ini sebenarnya sudah go internasional. Tahun 2020 yang lalu Saya pernah diundang ke Perancis untuk perkenalkan gasing standar Indonesia itu ke Perancis, dan mereka sangat antusias belajar gasing saat itu, justru beda dengan di Indonesia sendiri, ini tugas berat kita,”ungkap Ketua Umum Pergasi, Agus MD kepada RRI di Pangkalpinang, Senin (24/1/2022).

Ketua Umum PERGASI, Agus MD

Menurut Agus, minat orang untuk menggelutinya sangat minim.Hal itu ditambah pula dengan minimnya sarana lapangan dan sangat jarangnya diadakan event atau kompetisi gasing di Tanah Air.

“Untuk di Babel ini saja yang rutin itu hanya Kabupaten Bangka Barat tiap tahun ada lomba gasing ini, gelanggangnya di Bukit Rakit,” ujarnya.

Agus berharap permainan gasing ini dapat terus dilestarikan terutama oleh generasi muda, agar warisan budaya ini bisa tetap terjaga, berkembang dan dikenal dunia.

“Kita akan perkenalkan pada yang muda-muda, kalau kita regenerasi terus mudah-mudahan tidak punah. Anak muda di kampung-kampung Saya lihat sangat antusias. Dan sekarang juga kita sedang kembangkan industri pembuatan gasingnya, biar diproduksi massal agar lebih memasyarakat di Indonesia,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar