Cabai Mahal, Warga 'Ngeluh'

KBRN, Bangka : Meroketnya harga cabai sudah hampir sebulan terakhir menjadi keluhan masyarakat.

Apalagi hampir semua jenis masakan memerlukan cabai sebagai bumbu.

Seperti diutarakan salah seorang warga Sungailiat, Hamidi yang dijumpai rri.co.id, di Pasar KITE Sungailiat, Jum’at (24/6/2022).

Ku meli cabik kecit 150 ribu Bang, untuk Mak ku, mahal gale pening men dipikir (Saya beli cabai rawit 150 ribu Bang, untuk Ibu Saya, semua barang mahal, kalau dipikir pusing-red),” keluhnya.

Sebagai penyuka makanan pedas, Hamidi mengaku susah untuk mengurangi porsi cabai. Jadi selama masih mampu dijangkau, ia berusaha untuk memenuhi kebutuhannya dan keluarga.

Dak la, dak pacak ngurang e, dak pacak makan men dak becabik (Tidak bisa mengurangi cabai, gak bisa makan kalau tidak pakai cabai-red),” tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar