Satu Harga Untuk Minyak Goreng di Beltim Diterapkan Bertahap

KBRN, Belitung Timur : Kebijakan Pemerintah terhadap satu harga untuk minyak goreng, akan diterapkan secara bertahap di Kabupaten Belitung Timur (Beltim).

Dikatakan Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Perdagangan Beltim, Kristian Ajie, melalui Analis Perdagangan Rudy Evendy Siregar, bahwa kebijakan tersebut masih bisa ditolerir.

“Jadi kebijakan ini masih bisa ditolerir, selama jangka waktu satu bulan dari terbitnya Permendag ini,” ujarnya kepada rri.co.id. Rabu (26/01/2022)

Karena untuk menerapkannya secara langsung, pedagang atau pengecer tentu masih memiliki stok lama yang belum habis terjual.

“Apabila setelah jangka waktu pelaksanaan penyediaan masih terdapat sisa stok minyak goreng kemasan di tingkat pengecer, pengecer masih bisa mendistribusikan kepada masyarakat dalam jangka waktu paling lama satu bulan,” katanya.

Namun demikian dijelaskannya, jika dibeberapa retail modern yang ada di Beltim telah menerapkan satu harga minyak goreng yaitu 14 ribu itu.

“Setelah kami ke cek ke tujuh retail modern, hanya dua yang menjual harga 14 ribu. Ini berjalan berangsur-angsur dan bertahap,” jelas Rudy didampingi pengawas perdagangan, Jaya Adriyansyah. (Her)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar