7 Bulan DPO, 3 Pencuri Mesin Tempel Ini di Bekuk Tim Kelambit Polres Bangka

KBRN, Sungailiat : Akibat melakukan tindakan pencurian mesin tempel perahu merk Yamaha Enduro 25 PK milik Anderi warga Dusun Tanjung Batu Desa Lumut Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka di bulan 24 Februari 2021 lalu, 3 pelaku yang menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) ini berhasil di bekuk Tim Kelambit Buser Polres Bangka.

Sebelumnya, ketiga tersangka yakni Meri (40thn) Hernedi (40thn) dan Kusuma (40thn) warga Sumatera Selatan ini masuk DPO Satreskrim Polres Bangka dan Polsek Belinyu.

Usai melakukan aksi pencurian yang merugikan korban sekitar 18 juta rupiah tersebut, ketiga tersangka ini sempat melarikan diri ke Palembang Sumatra Selatan, dan pada hari Senin (29/11/21) malam Polisi mendapatkan informasi bahwa ketiga tersangka yang masuk dalam DPO tersebut sudah berada di Bangka, sehingga dengan mendapat informasi tersebut, tim Kelambit yang dipimpin langsung Aipda Nanang langsung melakukan penyelidikan.

Dengan di bantu anggota Satreskrim Polsek Riau Silip, akhirnya salah satu tersangka atas nama Kusuma berhasil diringkus di sebuah kontrakan Desa Lumut Kecamatan Riau Silip Kabupaten Bangka pada Senin (29/11/21) dini hari, pada saat digerebek, awalnya anak tersangka sempat berbohong kepada petugas dengan mengatakan tersangka tidak berada di rumah.

" Bapak ku nggak ada di rumah Pak, dia sedang kerja tambang, tapi nggak tahu dimana," Ungkapnya.

Namun petugas sempat melihat tersangka hendak berlari keluar rumah lewat pintu belakang, namun dengan kesigapan tim akhirnya tersangka berhasil diringkus, dan saat itu juga tersangka Kusuma langsung digiring ke Polsek Riau Silip untuk dimintai keterangan, dari pengakuan tersangka Kusuma, dirinya melakukan aksi pencurian dengan 2 orang rekannya yakni Meri dan Hernedi, tak menunggu waktu lama, tim Kelambit langsung melakukan pengejaran terhadap 2 orang tersangka lainnya. 

Sekitar pukul 02.30 WIB akhirnya tersangka Meri berhasil diamankan tim kelambit di dikontrakkan nya di kelurahan Taman Sari Pangkal Pinang. Tak sampai disitu, polisi pun langsung melakukan pengambangan dan memburu salah seorang tersangka lainnya, dan tak kurang dari satu jam, akhirnya polisi kembali berhasil mengamankan tersangka Kenedi di sebuah kontrakan di Air Hitam Pangkal Pinang.

Saat itu juga ketiga tersangka langsung digiring ke Mapolres Bangka untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Dihadapan Polisi tersangka Kusuma mengaku, mereka melakukan aksi pencurian tersebut pada dini hari.

" Ya waktu itu sekitar jam 12 malam lewat pak, kita bertiga, pakai motor, ngambil mesin tempel itu masih terpasang di perahu,  setelah kita ambil, kita bawa pulang dulu, selang berapa hari baru kita jual," Kata kusuma ke petugas.

Kasat Reskrim Polres Bangka AKP Ayu Kusuma Ningrum menuturkan, ketiga tersangka yang berhasil diamankan Satreskrim Polres Bangka merupakan DPO Satreskrim Polres Bangka.

" Memang betul ketiga tersangka yakni Kusuma, Meri dan Kenedi warga Sumatera Selatan ini merupakan DPO kita pada bulan April lalu, ketiga tersangka ini telah melakukan aksi pencurian mesin tempel perahu di kawasan Pelabuhan Tanjung Batu Desa Lumut Kecamatan Belinyu, ketiga tersangka ini usai melakukan aksi pencurian, mereka sempat pulang ke daerahnya di Sumatera Selatan," Katanya, Rabu (1/12/2021).

Sementara itu dari kasus ini ketiga tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP tetang Pencurian Dengan Pemberatan (Curat) dengan ancaman diatas 5 tahun penjara, (RD).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar