Panitia Qurban Masjid Agung Sungailiat Lakukan Persiapan Pemotongan Qurban Sesuai Standar Saat PMK

KBRN, Sungailiat : Panitia Qurban Masjid Agung Sungailiat melaksanakan persiapan membersihkan lahan serta lokasi pemotongan hewan qurban sesuai dengan standart pemotongan hewan qurban pada saat PMK.

Disampaikan H. Rahmani , Penasehat Yayasan dan Panitia Qurban Masjid Agung Sungailiat  Sabtu ( 2/7/2022) di Sungailiat mengatakan hari ini panitia qurban Masjid Agung Sungailiat dikerahkan mempersiapkan tempat pemotongan hewan qurban di lokasi seperti pada tahun sebelumnya dan semua tehnisnya telah dipersiapkan dengan matang sesuai dengan prosedur pemotongan qurban masa PMK.

“Hari Ini kita pasang tenda, rumput rumput kita bersihkan, lobang pembuangan kotoran hewan dan darah sudah kita siapkan sehingga pada hari H-nya , tempat pemotongan ini sudah siap untuk di pakai sesuai dengan standart pemotongan hewan pada saat PMK, ini sudah bersih, sudah pagar suudah rapi, pengunjung, selain panitia tidak bisa masuk ke area pemotongan, kemudian kita semprot dengan disinfektan, semua steril siap di pakai.” Ujarnya.

Selain itu, ditambahkan H. Rahmani, pada akhir pembagian hewan qurban, pihak panitia juga akan kembali melakukan penyemprotan disinfektan sebagai bentuk antisipasi apabila ada sapi terindikasi tertular PMK, semua virus tidak menyebar kemana mana.

Sementara itu Ir. Kemas Arpani Rahman selaku koordinator kesehatan hewan , saat terlibat dalam Kepanitiaan Qurban Masjid Agung Sungailiat mengatakan menjadi tugasnya untuk menyiapkan lahan, melihat kondisi sapi,  SKKH dalam pemotongan hewan qurban di Bangka Belitung, perlu dipersiapkan persyaratan tehnis sesuai dengan kajian tehnis salah satunya untuk pemotongan hewan qurban di luar Rumah Potong Hewan ( RPH )

“Pemotongan hewan kurban diluar RPH wajib mendapatkan izin dari dinas teknis kab/kota, saat ini kita sedang membersihkan lahan, persyaratan tehnis sesuai dengan kajian dari dinas tehnis, dimana pembuangan darah, kotorannya, posisi penyembelihan, higienis tempat pembelahan di kondisi sekarang.” jelasnya

Dan juga untuk sapi kurban ada persyaratan  tehnis yang harus dipenuhi diantaranya harus ada surat keterangan kesehatan hewan yang dikeluarkan dinas yang menangani peternakan yaitu dokter hewan setempat karena sudah melalui penelitian khusus, sedangkan untuk pemotongan umum seperti masjid nantinya akan ada  tenaga yang di siapkan memberikan advise ( nasehat ) yang dipersyaratkan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar