PJ Gubernur Babel Tegaskan Kolektor Timah Harus Berizin, Legal!

Penjabat Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Ridwan Djamaluddin.

KBRN, Pangkalpinang : Pejabat (Pj) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Ridwan Djamaluddin, memastikan penindakan terhadap kolektor timah tidak akan menjadi polemik di masyarakat.

Jika pun ada polemik di masyarakat, ia tidak mempermasalahkan dan mempersilahkan, sebab ia tetap menyelesaikan permasalahan ilegal di Babel.

"Saya rasa tidak akan berpolemik, kalau iya silahkan, Saya tidak masalah, ini demi kebaikan tata kelola pertimahan di Babel," kata Ridwan, di Pangkalpinang, Sabtu (5/6/2022).

Dirjen Minerba Kementerian ESDM ini meminta kepada para kolektor timah jika ingin terus menjadi kolektor timah, maka harus legalkan dengan mengurus badan usaha.

"Harus legal tidak boleh tidak, kalau mau berperan dalam industri ini bikin badan Izin Usaha Jasa Pertambangan (IUJP), atau apa saja namanya, yang penting harus legal," tegasnya.

Dengan legal ini, kata dia, sudah dipastikan para kolektor bayar pajak dan harus ada tanggung jawab lingkungan jangan sampai tidak. 

Dia juga mengaku selama ini, kolektor ilegal diduga membeli dan menampung pasir timah dari penambang ilegal. Menurutnya jika kebijakannya membersihkan para kolektor ini berimbas terhadap produksi timah di smelter, tidak dipermasalahkan olehnya.

"Kalau ada imbasnya ke situ, ya silahkan kurangkan saja produksi timah di smelter," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar