Lahan Reklamasi Pasca Tambang di Indonesia 388 Hektar

Pj Gubernur Babel sekaligus Dirjen Minerba Kemen-ESDM, Ridwan Djamaluddin (tengah)

KBRN, Bangka : Lahan pasca tambang yang harus direklamasi di seluruh Indonesia tahun ini seluas 388 hektar.

Hal itu diungkapkan Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, yang juga Penjabat Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Ridwan Djamaluddin.

“Tahun ini dari catatan data yang diberikan teman-teman di Minerba, ada 388 hektar lahan yang harus kita reklamasi pasca tambang. Jadi cukup luas lahan yang harus dilakukan reklamasi. Itu akan dilakukan oleh 144 IUP,” ungkapnya kepada rri.co.id, Kamis (26/5/2022).

Namun Ridwan juga menegaskan, jika tanggung jawab reklamasi bukan hanya pada pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) saja, namun partisipasi masyarakat menjadi faktor penting akan keberhasilan reklamasi.

“Dan untuk itu juga partisipasi masyarakat sangat diperlukan, bukan hanya pada saat menanamnya atau seremoninya saja, namun harus betul-betul kita jaga keberlangsungannya,” ujar Ridwan. ( VAN-NV )

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar