Khawatir PMK, Begini Trik Memilih Hewan Qurban Yang Sehat

KBRN, Sungailiat : Terkait terjadinya kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang melanda tanah air saat ini. Tak harus menjadi alasan masyarakat untuk enggan serta takut dalam melaksanakan ibadah qurban.

Dalam menyikapi kekhawatiran ini, Pemerintah dan pihak terkait akan mengkaji lebih dalam serta mencari solusi terbaik guna mastikan kesehatan dari hewan qurban tersebut. Selain itu masyarakat juga harus ikut serta memahami dan mengetahui dari ciri ciri hewan yang sehat untuk berqurban.

Kepala Bidang Penyuluhan dan Pengembangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Kemas Arfani Rahman menuturkan, terkait adanya virus PMK ini menjadi hal yang wajar bagi masyarakat untuk merasa khawatir. Namun kekhawatiran tersebut harus dilawan dengan rasa peduli dan mengetahui apa itu penyakit PMK tersebut, sehingga tidak menimbulkan rasa was was secara berlarut yang padahal penyakit itu dapat ditanggulangi serta disembuhkan.

Menurut Kemas, ciri ciri dari hewan yang terkena virus PMK dapat dilihat dan dikenali dengan mudah melalui kondisi fisik hewan secara kasat mata. 

" Hewan kurban yang sehat Itu pertama dilihat dari mata. Jadi matanya juga tidak terlalu kemerahan kemudian juga di mulutnya itu bisa kita buka di mulut gigi itu tidak ada sariawan tidak ada infeksi apapun bentuknya, kemudian juga di kuku kalau tidak ada infeksi disitu, dari segi kehalusan bulunya juga jadi kalau bulunya ternak itu sapi bahwa itu tidak berdiri pada posisinya pada waktu kita belai misalnya dia posisinya halus dan enak. Kemudian dari segi penampakan bodinya juga dia kekar karena hewan qurban kan jantan semua seperti itu dan tidak terlalu banyak liur itu kalau di mulutnya banyak liur akan menghawatirkan kita," Katanya.

Sementara itu, dalam menyambut pelaksanaan Hari Raya Qurban mendatang, pihaknya juga bersama tim dilapangan akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap hewan qurban sebelum dijual dipasaran. Serta memastikan  hewan qurban yang akan dijual tersebut adalah hewan yang sehat dan layak untuk dikonsumsi sehingga tidak menjadi kekhawatiran bagi masyarakat, (RD - NV).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar