40 Guru PAUD di Bangka Dilibatkan Cegah Kasus Stunting

Training of Trainer (TOT) yang diberikan kepada 40 guru PAUD di Kabupaten Bangka

KBRN, Bangka : Sebanyak 40 guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Bangka, dilibatkan dalam upaya pencegahan kasus stunting pada anak.

Bupati Bangka Mulkan mengatakan, sebanyak 40 guru PAUD yang dilibatkan dalam pencegahan kasus stunting di lokasi fokus.

“Melibatkan para guru PAUD yang berada di 11 lokasi fokus stunting, terutama Kecamatan Belinyu dan Mendo Barat,” jelas Bupati usai membuka pelatihan peningkatan kapasitas pendidik satuan PAUD melalui Training Of Trainer (TOT), di Sungailiat, Senin (23/5/2022).

Dia mengatakan, guru PAUD mempunyai peran penting untuk memberikan edukasi langsung kepada orangtua atau wali murid tentang pentingnya pemberian gizi berimbang.

Meskipun itu, kata Bupati, permasalahan stunting tidak hanya pemberian gizi pada anak, melainkan dapat juga disebabkan factor lain seperti pernikahan dini, ekonomi dan kondisi lingkungan.

“Karena saya akui masih ditemukan warga di kampung yang kurang memperhatikan kesehatan saat hamil. Seperti membantu suami kerja berat, padahal kondisi sangat membahayakan bagi janin,” ujar Bupati.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bangka, Rozali mengatakan, sebanyak 40 guru PAUD nantinya memberikan pemahaman kepada orangtua murid mengenai pentingnya mencegah stunting.

“Harapannya orangtua murid dapat memberikan makanan bergizi dan berimbang kepada putra-putrinya sehingga tumbuh sehat dan cerdas,” kata Rozali.

Untuk lokasi fokus stunting di Kabupaten Bangka terdapat di empat kecamatan, yakni Kecamatan Mendo Barat terdapat enam desa, Kecamatan Bakam dua desa, Belinyu dua desa dan Kecamatan Puding Besar terdapat satu desa.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar