Pokdakan Baronang Jaya Belitung Timur Dapat 4.000 Benih Kerapu

Pokdakan Baronang Jaya Terima Bantuan Benih Ikan Kerapu Macam

KBRN, Belitung Timur : Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Baronang Jaya Desa Tanjung Batu Itam, Kecamatan Simpang Pesak, Belitung Timur mendapat bantuan hibah benih kerapu macam sebanyak 4.000 ekor pada Kamis (19/5/2022) lalu.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Belitung Timur, Yenni Srihartati mengataka bantuan benih ikan tersebut merupakan program Kampung Perikanan Budidaya, Direktorat Jendral Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), langsung dari balai besar perikanan budidaya laut Lampung.

Sementara guna menjamin dan mendukung keberhasilan serta keberlanjutan program, Dinas Perikanan Kabupaten Belitung kata Yeni, telah bersinergi dengan Penyuluh Perikanan Bantu KKP wilayah kerja Belitung Timur, memberikan pembinaan dan pendampingan kepada tim Pokdataan.

Termasuk juga di dalamnya, kelompok ini dibekali dengan pengetahuan terkait strategi pengembangan dan peningkatan kapasitas. Selain itu, mereka juga akan difasilitasi berupa penyediaan sarana dan prasarana (sarpras) budidaya lainnya sesuai kebutuhannya.

"Kita yang usulkan ke kementrian berdasarkan proposal yang kita bantu dari Pokdakan untuk pembentukan salah satu program dari perikanan reborn itu adalah untuk pembentukan kampung budidaya," ujarnya kepada rri.co.id. Minggu (22/5/2022)

Pokdakan Baronang Jaya sendiri dijelaskan Yeni, dikukuhkan  melalui Surat Keputusan Desa Tanjung Batu Itam Nomor 14 Tahun 2020, dengan jumlah anggota 15 orang.

"Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia melalui Surat Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2022 tentang Kampung Perikanan Budidaya yang ditetapkan tanggal 15 Maret 2022, telah menunjuk dan menetapkan Desa Tanjung Batu Itam, Kecamatan Simpang Pesak, Kabupaten Belitung Timur sebagai salah satu lokasi penerima Program Kampung Perikanan Budidaya KKP dengan komoditas ikan kerapu," kata Yenni.

Ia menambahkan, komoditas ikan kerapu Pokdakan Baronang Jaya sejak beberapa tahun terakhir bahkan sebelum mendapat bantuan dari KKP sudah diekspor langsung ke pihak penampung dalam kondisi hidup.

"Mereka memang sesuai dengan sk sudah berdiri sejak 2020 penetapannya walaupun tahun-tahun sebelumnya mereka sudah mulai dan mereka juga kelompok pembudidaya ikan yang merupakan dampingan dari Dinas Perikanan," jelasnya. (HS-NV)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar