Bangkit Dari Covid 19, Ini Lika Liku Pelaku UMKM Cemilan Khas Belitung

KBRN, Tanjungpandan : Pulau Belitung memiliki banyak potensi kuliner yang menggugah selera. Tidak hanya makanan utama, cemilan dari Bumi Laskar Pelangi tak kalah enaknya.

Elly Yuana salah satu pelaku UMKM yang menjajakan cemilan di kawasan Tanjung Pendam, Tanjung Pandan, Pulau Belitung telah belasan tahun menjalankan usaha menjual makanan dan minuman di kawasan wisata ini.

Ia menceritakan, dirinya mulai menjalani usaha sejak tahun 2011 silam. Selain menjual makanan dan minuman, Ia juga memproduksi produk yakni Kricu Telur Cumi, Getas Ikan Tenggiri, Dodol Agar, Rengginang, Pengemasan Madu dan Aneka kue kering.

Menurut Elly, Ia memiliki dua tenaga kerja, namun pada saat banyak pesenan dirinya bisa memiliki empat tenaga kerja yang merupakan masyarakat sekitar.

"UMKM ini menggerakkan ekonomi masyarakat, seperti saya produksi kricu cumi itu bahan baku dari nelayan tanjungpandan, lalu tenaga kerja saya ajak tetangga saya, jadi ini bisa saling membantu," katanya.

Usahanya, semula berjalan dengan lancar namun saat pandemi Covid-19 membuat dirinya cukup kebingungan untuk terus melanjutkan usahanya. Sepinya pengunjung yang datang karena ada pembatasan kegiatan masyarakat membuat dirinya harus putar otak agar usahanya bisa bertahan.

Dengan tekad yang tak mudah menyerah, membuat dirinya mencari cara agar bisa tetap melanjutkan usahanya meski terimbas Covid-19. Akhirnya dirinya memilih untuk menjadi mitra binaaan PT Timah Tbk karena memberikan pinjaman modal bagi pelaku UMKM.

"Kita dapat informasi dari teman untuk pinjaman di PT Timah Tbk, sekitar 1 tahun lalu kita menjadi mitra PT Timah Tbk," kata Owner Fallya, Elly Yuana.

Dirinya tertarik untuk memanfaatkan program Pendanaan Usaha Menengah Kecil (PUMK) PT Timah Tbk karena memberikan kemudahan bagi UMKM.

"Saya sangat membutuhkan modal untuk untuk produksi, karena saat Covid-19 kita terdampak. Setelah menerima modal dari PT Timah Tbk, produksi meningkat dan mulai dapat bergerak lagi, jadi sangat membantu," jelasnya.

Kedepan, dirinya juga berharap produknya bisa menjadi salah satu produk unggulan PT Timah Tbk sehingga bisa meningkatkan promosi. Pasalnya, saat ini dirinya mengalami kendala dalam memasarkan produknya.

"Produk saya juga dipasarkan di galeri KUKM Belitung, toko oleh-oleh Belitung dan secara online. Kalau tempat produksi kita di Desa Air Saga Kecamatan Tanjung Pandan," ucapnya. (Ril-Her-RD).)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar