Trend Narkoba di Babel 6 Bulan Terakhir Meningkat, BNNP Ajak Semua Pihak Bersinergi

KBRN, Sungailiat : Kasus kejahatan narkoba terus menjadi atensi dalam hal penanggulangan dan pencegahannya baik secara terpusat dan di Kepulauan Bangka Belitung, yang mana permasalahan narkoba harus diperangi melalui sinergitas semua pihak tanpa adanya ego sektoral dalam menyikapi permasalahan serius ini.

Bahkan darurat narkoba ini terus terlihat dan menghantui ditengah kalangan masyarakat, yang memang secara cepat harus ditanggapi secara intens.

Kepala BNNP Bangka Belitung, Brigjen Pol Muhammad Zainul Muttaqien menuturkan, sinergitas merupakan hal yang sangat dibutuhkan dalam menyelesaikan permasalahan narkoba. Seperti diketahui bersama saat ini selama 6 bulan terakhir kasus narkoba terus mengalami peningkatan di Bangka Belitung dan tercatat sudah sebanyak 1500an lebih yang sudah ditangani di Lapas.

Kepala BNNP Saat Berkunjung ke Tim Manajeman LPP RRI Sungailiat

" Secara nasional grafik naik kasus paling banyak saat ini adalah kalangan perempuan ini ni yang menjadi atensi khusus di Indonesia, tapi untuk di Bangka Belitung sendiri justru yang laki laki yang meningkat dimana angka kejahatan narkoba yang tadinya 6 bulan lalu 1377 sekarang nambah ni 1500an di penjara kita. Disini kita harus menyamakan persepsi baik dari Kakanwil Kumham sama Divisi Lapas bahwa program Pres nomor 2 tahun 2020 harus kita laksanakan bersama. BNN tidak bisa sendiri tapi dibantu oleh pemerintah daerah, TNI Polri dan temen temen dari stakeholder seperti RRI ya dengan pemerintah desa dan kita tahu BNN punya 3 strategi khusus dalam menyikapi ini," Katanya, ketika melaksanakan kunjungan ke Kepala LPP RRI Sungailiat, hari ini, Rabu (26/1/2022).

Sementara itu, melalui adanya sinergitas dan kepedulian bersama dalam menyikapi permasalahan narkoba ini akan menjadi sarana dan upaya untuk menekan angka penyalahgunaan narkoba di Bangka Belitung serta mencegah secara dini terjadi kasus yang menjadi kekhawatiran di masyarakat tersebut, mengingat bahaya narkoba saat ini sudah merambah ke generasi milenial, (RD).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar