Satukan Persepsi Penggunaan Dana Desa 2022, Apdesi Bangka Gelar Rakor

KBRN, Bangka : Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Bangka melakukan rapat kordinasi (Rakor) penggunaan dana desa tahun 2022, di Kantor Desa Air Duren, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka, Selasa (25/1/2022).

Rapat yang dihadiri seluruh kepala desa yang ada di Kabupaten Bangka, tenaga ahli, pendamping desa dari Dinas Pemerintahan Masyarakat dan Desa serta Perwakilan dari Kementerian Desa.

Ketua Apdesi Kabupaten Bangka, Syaiful Ahyar mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dalam pemanfaatan dana desa tahun 2022 dari pemerintah pusat, seperti 40 persen dana untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT), 20 persen untuk ketahanan pangan dan 8 persen untuk penanganan covid-19.

"Kita ingin mengambil kesepahaman agar tidak salah melangkah dalam mengambil keputusan dan regulasi-regulasi yang ada, karena pada tahun-tahun sebelumnya ada perbedaan pemanfaatan dari masing-masing desa," kata Syaiful kepada RRI.co.id.

Seperti dikatakannya, tahun 2021, penggunaan anggaran untuk BLT hanya berkisar sekitar 20 persen dan tidak adanya alokasi dana untuk ketahanan pangan.

Oleh karena itu, dirinya meminta para perangkat desa agar memanfaatkan anggaran yang ada sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Sementara, Koordinator Tenaga Pendamping Kementerian Desa untuk Kabupaten Bangka, Imam Subandi menyebutkan bahwa pembagian presentase penggunaan dana desa tahun 2022 ini harus menjadi atensi bagi seluruh perangkat desa yang ada di Kabupaten Bangka.

"Dengan begitu, tidak ada lagi kebingungan dan ketakutan suatu desa dalam memanfaatkan anggarannya," ucap Imam.

Selain itu, pada rapat kordinasi kali ini juga dibahas tentang penggunaan dana Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) pada tahun sebelumnya yang tetap bisa digunakan pada tahun ini.

"Sesuai dengan regulasi bahwa SILPA pada tahun 2021 lalu bisa dianggarkan lagi di APBDes tahun 2022," ujarnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar