Penjual Kue & Gorengan Keluhkan Harga Minyak Goreng yang Masih Tinggi

KBRN, Pangkal Pinang: Tingginya harga minyak goreng dewasa ini memberikan dampak terhadap para pelaku UMKM penjual kue dan gorengan diwilayah Kota Pangkal Pinang.

Tingginya harga minyak goreng belakangan ini membuat para pelaku UMKM harus putar otak dalam menjalankan usahanya bahkan ada beberapa yang terpaksa tidak menerima order seperti biasanya.

Pelaku UMKM Kue Bolu Pisang Pangkal Pinang Indra menuturkan, selama harga minyak goreng tinggi ini dirinya bersama rekan seprofesinya mengalami penurunan omset secara signifikan, bahkan dengan harga minyak goreng yang berkisar 18 ribu hingga 20 ribu rupiah ini banyak pelaku UMKM yang tidak beraktivitas seperti biasanya karena akan mengalami kerugian.

Hal ini juga diperparah dengan adanya sejumlah bahan penunjang lainnya yang mengalami kenaikan seperti telur dan Ia pun memilih untuk tidak menerima order dalam beberapa hari belakangan ini.

" Minyak goreng naik, omset kue pun sekarang ni turun 30 persen dan saya tidak mengambil order, saya buat bolu pisang menggunakan minyak goreng, biasanya minyak goreng itu harganya 12 ribu lima ratus dan sekarang ada yang 20 ribu ada juga yang 18 ribu, jadi saya gak bisa apa-apa gitu kan kemasan aja yang 1 liter tapi udah berapa minggu ini nggak ambil order karena tidak sesuai dengan pendapatan daripada saya capek saya sakit gitu kan nerima order kue, minyak yang tidak sesuai dan telor ayam pun tidak sesuai makin melonjak juga 2 ribu rupiah biasa cuma seribu tiga ratus, seribu empat ratus," Katanya, Senin (17/1/2022).

Menurut Indra, agar situasi ini tidak berlarut hendaknya dapat segera disikapi oleh pemerintah agar dapat mencarikan solusi terbaik, salah satunya diadakan operasi pasar sehingga para pelaku UMKM yang bersumber dan menggunakan minyak goreng sebagai bahan utamanya tidak semakin rugi atau terdampak.

" Ya kita harapkan lah ada operasi pasar, di Bangka Belitung UMKM yang menggunakan minyak goreng seperti penjual gorengan yang di jalan-jalan itu kasihan banget gitu, tolong lah solusinya," Pungkasnya, (RD).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar